LE CASTELLET - Tim Mercedes AMG Petronas saat ini kesulitan bersaing di barisan terdepan pada ajang Formula One (F1) 2022. Meski sedang terpuruk, pembalap tim tersebut, Lewis Hamilton justru menemukan hal positif karena banyak pihak yang pada akhirnya belajar menghadapi pengalaman baru tersebut.
Mercedes menjalani musim 2022 dengan cukup sulit. Mereka gagal bersaing di papan atas klasemen F1 2022 karena mobil Mercedes W13 tak mampu melaju maksimal ketika balapan.
Kini, mobil Mercedes tampak sedikit lebih baik. Selain rekan Hamilton, yakni George Russell yang nyaris selalu di lima besar, Hamilton juga selalu merebut podium pada tiga balapan terakhir.
Hamilton pun mengakui jika timnya tidak mengawali musim ini sesuai dengan harapan. Apalagi dia mengira bakal mampu bersaing, setelah selama delapan musim terus menjadi yang terdepan.
“Untuk saat ini, dengan cara kami menghadapi musim, kami semua berharap dapat bertarung di depan bersama yang lain. Tetapi, kami menghadapi realitas yang tidak demikian,” kata hamilton dikutip Planet F1, Jumat (22/7/2022).
Hanya saja, Hamilton mengakui jika keadaan itu memberikan pengalaman baru bagi beberapa anggota tim. Paslanya, mereka bergabung saat Mercedes tengah berjaya.
“Keadaan ini sangat berat. Ini menjadi pengalaman yang berat bagi banyak orang. Saya sudah di tim ini selama 10 tahun. Di tim kami, ada yang bergabung dalam dan hanya merasakan kesuksesan. Mereka merasakan sesuatu yang baru,” ujarnya

Meski begitu, ada juga anggota tim yang merasakan pahitnya persaingan di F1. Maklum, sebelum menjadi Mercedes, tim tersebut sebelumnya adalah Tyrell, BAR Racing, Honda dan Brawn GP.
“Ada juga yang sudah berada di dalam tim ini selama lebih dari 20 tahun. Mereka sudah merasakan berada di papan bawah, tengah dan atas. Momen ini sudah biasa bagi mereka,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)