Share

MotoGP 2022: Alberto Puig Samakan Kasus Casey Stoner di Ducati dengan Marc Marquez Bersama Repsol Honda

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 11 Juli 2022 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 38 2627536 motogp-2022-alberto-puig-samakan-kasus-casey-stoner-di-ducati-dengan-marc-marquez-bersama-repsol-honda-dG3BgXwTbe.jpg Repsol Honda tidak berdaya di MotoGP tanpa Marc Marquez (Foto: MotoGP)

AALST – Repsol Honda tidak berdaya di MotoGP 2022 tanpa pembalap andalannya, Marc Marquez yang keluar-masuk ruang perawatan dalam dua tahun terakhir. Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, menyamakan kasus Honda dan Marquez dengan Ducati yang sangat bergantung kepada Casey Stoner.

Menurutnya, tidak ada pembalap yang bisa mengendarai Ducati dengan cepat kecuali Stoner. Perlu diketahui, Stoner adalah satu-satunya pembalap yang mampu mempersembahkan gelar juara MotoGP untuk Ducati. Dia menjadi juara MotoGP pada 2007 silam.

Casey Stoner (Foto: Twitter/@Official_CS27)

Seperti diketahui, sampai paruh musim pertama MotoGP 2022 selesai, performa Honda tidaklah memuaskan. Dalam klasemen konstruktor, mereka berada di posisi buncit dengan koleksi 85 poin.

Keempat pembalap mereka, yakni Marquez, Pol Espargaro (Repsol Honda), Alex Marquez (LCR Honda) dan Takaaki Nakagami (LCR Honda), tidak bisa bersaing dengan pembalap yang ada di papan atas. Bahkan, tidak ada pembalap Honda yang masuk 10 besar klasemen pembalap.

Puig menilai, keterpurukan timnya karena cedera yang dialami The Baby Alien dalam dua tahun terakhir. Menurutnya, Honda tidak bisa mengembangkan kuda besi mereka dengan maksimal karena Marquez adalah patokan mereka.

“Jika pembalap top Anda cedera selama dua tahun dan Anda tidak bisa mengembangkan motor bersamanya, itu berdampak negatif. Itu fakta,” kata Puig, dilansir dari Speedweek, Senin (11/7/2022).

Sementara itu, Ducati sukses menyabet tiga gelar juara konstruktor dalam tiga tahun terakhir. Motor pabrikan asal Italia itu saat ini sedang memimpin klasemen konstruktor dengan 246 poin dengan enam pembalap Ducati menempati tujuh tempat teratas klasemen pembalap.

Kendati demikian, belum ada pembalap Ducati yang menjadi juara dunia MotoGP setelah Stoner. Itu membuat Puig berpikir, bahwa Ducati belum menemukan sosok pembalap top lagi setelah ditinggal jagoan asal Australia itu, seperti Honda yang sangat bergantung kepada Marquez.

Follow Berita Okezone di Google News

Marc Marquez (Foto: MotoGP)

“Tapi, itu juga fakta, bahwa untuk waktu yang lama tidak ada yang bisa mengendarai Ducati dengan cepat kecuali Casey Stoner,” jelas pria asal Spanyol itu.

“Gigi Dall'Igna telah memastikan, bahwa rookie seperti Jorge Martin dapat memenangkan balapan dan pendatang baru seperti (Enea) Bastianini dan (Marco) Bezzecchi dapat naik ke podium bersama Desmosedici. Meski begitu, mereka masih belum bisa meraih gelar juara,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini