Share

Penyebab Gregoria Mariska Tunjung Kalah dari Wakil Thailand Phittayaporn Chaiwan di 32 Besar Indonesia Open 2022

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 40 2611876 penyebab-gregoria-mariska-tunjung-kalah-dari-wakil-thailand-phittayaporn-chaiwan-di-32-besar-indonesia-open-2022-bfyVajXHdE.jpg Gregoria Mariska Tunjung kala berlaga. (Foto: Humas PBSI)

JAKARTA – Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus angkat koper dini dari ajang Indonesia Open 2022. Tersingkir dalam babak 32 besar Indonesia Open 2022, Gregoria pun membeberkan penyebabnya kalah dari wakil Thailand, Phittayaporn Chaiwan.

Dalam laga yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (15/6/2022) pagi WIB itu, Gregoria sebenarnya memulai pertandingan dengan baik dan unggul 11-6 pada interval gim pertama. Akan tetapi, setelah itu performanya menurun dan akhirnya kalah dengan skor 17-21.

Gregoria Mariska Tunjung

Tak mau kalah, pemain ranking 30 dunia itu mengamuk pada gim kedua. Dia sukses merebutnya dengan kemenangan 21-10.

BACA JUGA: Hasil 32 Besar Indonesia Open 2022: Praveen/Melati Melenggang ke 16 Besar, Usai Sikat Wakil Skotlandia 2 Gim Langsung

Sayangnya, Gregoria tampil sangat buruk pada gim ketiga. Dia tertinggal jauh sejak awal dan akhirnya kalah jauh dengan skor 12-21.

BACA JUGA: Jadwal Siaran Langsung Wakil Indonesia di Babak 32 Besar Indonesia Open 2022 di MNCTV: Ada 7 Laga, dari Ahsan/Hendra hingga Jonatan Christie

Usai pertandingan, Gregoria pun mengaku sangat tidak puas dengan performanya. Terlebih lagi, pekan lalu dia bisa mengalahkan Chaiwan pada babak yang sama di ajang Indonesia Masters 2022.

"Kalo untuk hasil saya pasti enggak puas. Pola permainan yang tadi saya terapkan sangat enggak bikin saya puas dengan penampilan saya, jadi saya enggak puas dengan hasil dan enggak puas dengan penampilan saya," kata Gregoria kepada awak media, Rabu (15/6/2022).

Lebih lanjut, pemain berusia 22 tahun ini menjelaskan mengapa dirinya tertinggal jauh pada gim ketiga usai bangkit pada gim kedua. Menurutnya, kondisi lapangan yang kalah angin menjadi faktor utamanya.

"Tadi di gim ketiga ketinggalannya terlalu jauh, jadi saya enggak bisa ngajak dia untuk main lebih lama di lapangan lagi. Pas posisi di gim ketiga sebelum interval, emang dari sana bola lebih enak diatur karena sebelah sini lebih ketekan karena kalah angin," ujar pemain kelahiran Wonogiri itu.

Gregoria Mariska Tunjung

"Tapi, saya harusnya bisa lebih bisa nahan untuk dapat poin lebih banyak. Seengaknya kalau enggak dapet interval, saya mau jarak poinnya enggak terlalu jauh. Setelah interval gim ketiga kan kelihatan saya dapat poinnya lebih mudah karena sudah menang angin. Tetapi, jarak poinnya sudah terlalu jauh jadi enggak kekejar lagi," imbuhnya.

Dengan hasil tersebut, tidak ada lagi wakil Indonesia di nomor tunggal putri dalam turnamen Super 1000 ini. Sedangkan Chaiwan, dia melangkah ke babak 16 besar untuk berhadapan dengan pemenang laga antara unggulan keenam asal Jepang, Nozomi Okuhara, dengan wakil Taiwan, Pai Yu Po.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini