Share

Soal Pebulu Tangkis Malaysia yang Keracunan Makanan di Ajang Indonesia Masters 2022, Sekjen PBSI Buka Suara

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 13 Juni 2022 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 40 2610948 soal-pebulu-tangkis-malaysia-yang-keracunan-makanan-di-ajang-indonesia-masters-2022-sekjen-pbsi-buka-suara-QZsQ5MlmUi.jpg Chan Peng Soon dan Cheah Yee See, ganda campuran Malaysia (Foto: BWF)

SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) PBSI, Muhammad Fadil Imran buka suara mengenai hasil investigasi terkait pebulu tangkis Malaysia, yang keracunan ketika mentas di Indonesia Masters 2022. Ia menjelaskan, bahwa pebulu tangkis Malaysia keracunan, lantaran tidak menyantap makanan yang sudah disediakan panitia di hotel.

Fadil pun mengatakan bahwa pebulu tanhgkis Malaysia itu menyantap makanan di luar hotel sehingga mengalami keracunan. Seperti diketahui, ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Cheah Yee See mundur dari babak 16 besar Indonesia Masters 2022.

Ganda Campuran Malaysia

Mereka tak bisa melanjutkan laga melawan wakil Korea Selatan, Seo Seung-jae/Chae Yu-jung. Pertandingan sejatinta digelar pada pada Kamis, 9 Juni 2022 lalu.

Akan tetapi, Chan/Cheah mundur. Mereka mengklaim karena mengalami keracunan makanan. Insiden tersebut pun membuat kondisi mereka drop sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain mereka, dilaporkan ada pula tiga pemain Negeri Jiran lainnya, yang menderita kejadian serupa. Para pendukung Malaysia pun menduga ada upaya sabotase dari pihak Indonesia untuk meracun pemain-pemain Negeri Jiran.

Akan tetapi, Fadil Imran dengan tegas menampik tuduhan itu. Dalam konferensi pers jelang Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Senin, (13/6/2022), Fadil menjelaskan bahwa para pemain Malaysia diduga menyantap makanan dari luar.

Menurutnya, hal itu terjadi karena mereka bukanlah pemain utusan Federasi Bulutangkis Malaysia (BAM). Hingga pihak BAM tidak ada yang mengawasi para atletnya dengan ketat.

Fadil Imran

(Fadil Imran, Sekjen PBSI)

"Hasil investigasi sementara mereka keluar makan di luar. Jadi tidak makan yang disediakan oleh hotel. Kenapa bisa makan di luar karena pemain Malaysia yang hadir itu bukan mewakili BAM," kata Fadil kepada awak media.

“Terus langkah antisipasi yang kami kerjakan, yang pertama hari itu juga semua layanan makan peserta langsung kami pindahkan ke lantai delapan, tidak bergabung lagi dengan tamu yang lain. Kemudian kedua, selaku Sekjen PBSI saya memerintahkan memperkuat food security dengan mendatangkan dokter tambahan untuk melakukan pengecekan sesuai SOP,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fadil menjelaskan bahwa langkah antisipasi tersebut bakal terus diterapkan dalam ajang Indonesia Open 2022, yang akan digelar pada 14-19 Juni 2022. Selain itu, ada pula beberapa hal yang mungkin akan ditambahkan dalam aturan tersebut agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi.

“Setelah kejadian itu, semua makan yang sajikan untuk atlet sudah melalui pemeriksaan. Ini akan berlaku juga untuk Indonesia Open,” jelas pria yang juga seorang perwira tinggi Polri itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini