5. Francesco Bagnaia

(Francesco Bagnaia sebelum beraksi, foto: MotoGP)
Runner-up MotoGP 2021, Francesco Bagnaia, ada di urutan kelima. Dia menerima gaji 4,3 juta euro atau Rp67 miliar dari Ducati Lenovo. Gaji tinggi itu sebanding dengan performa apik pembalap berpaspor Italia itu.
4. Joan Mir

(Joan Mir usai balapan, foto: MotoGP)
Lalu, juara MotoGP 2020, Joan Mir, juga masuk dalam daftar ini. Ada di posisi keempat, Mir menerima 6 juta euro atau sekira Rp93 miliar dari Suzuki Ecstar.
3. Fabio Quartararo

(Fabio Quartararo usai balapan, foto: MotoGP)
Juara MotoGP 2021, Fabio Quartararo, ada di urutan ketiga. Monster Energy Yamaha menggaji Quartararo sebesar 6 juta euro atau sekira Rp93 miliar.
2. Maverick Vinales

(Maverick Vinales saat gabung Aprilia Racing, foto: MotoGP)
Di posisi kedua, ada Maverick Vinales yang kini membela Aprilia Racing. Dia diketahui menerima gaji sebesar 10 juta euro atau sekira Rp155 miliar. Angka tersebut jauh melebihi rekan setimnya, Aleix Espargaro yang lebih lama bergabung dengan Aprilia.
1. Marc Marquez

(Marc Marquez saat beraksi, foto: MotoGP)
Saat ini, gaji Marc Marquez masih menjadi yang paling tinggi di antara para pembalap lain di MotoGP 2022. Itu wajar karena Marquez adalah pembalap MotoGP tersukses yang masih aktif balapan. Perlu diketahui, Marquez sudah mengoleksi enam gelar juara yang diraih pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019.
Meski begitu, kabarnya gaji Marquez di Repsol Honda untuk musim 2022 ini turun menjadi 14 juta euro atau sekira Rp 218 miliar. Padahal, pada awal musim 2020, gaji Marquez mencapai 15 juta euro atau sekira Rp233 miliar.
(Andika Pratama)