JAKARTA – Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon, baru saja menjalani operasi engkel. Pihak PBSI pun membeberkan penyebab Marcus Fernaldi Gideon harus menjalani operasi ini.
Sebelumnya, pemain berusia 31 tahun itu harus mengambil langkah operasi untuk menghilangkan tulang kecil yang tumbuh di kedua engkelnya. Tulang itu diakui sangat mengganggu penampilannya.

Marcus harus mengambil langkah untuk menghilangkan tulang kecil yang tumbuh di kedua engkelnya lewat operasi. Tulang kecil yang tumbuh itu sangat mengganggu penampilan Marcus sendiri.
BACA JUGA: Resmi Lepas Tim Thomas-Uber 2022 dan SEA Games 2021, Ini Harapan Besar Ketum PBSI
BACA JUGA: Piala Thomas dan Uber 2022: Hendra Setiawan Harap Indonesia Raih Hasil Positif
Rasa sakit selalu didera saat bermain jika tak kunjung dioperasi. Oleh sebab itu, operasi untuk Marcus dilakukan oleh Prof Niek van Dijk di Belanda, beberapa waktu lalu.
Dr Nicolaas C Budhiparama, sebagai dokter PBSI menyebut jika operasi tersebut memang harus dilakukan. Hal itu dikarenakan Marcus sudah merasa sangat kesakitan.
“Terakhir waktu di All England, Marcus sudah nggak kuat sakitnya. Sakit sekali. Kemudian dilihat perawatan konservatif itu berapa lama. Tetapi, dia kan pemain dunia dan ada schedule-nya,” kata Dr. Nicolaas, Minggu (24/4/2022).

Kebetulan, ternyata kendala yang sama pernah dialami oleh Victor Axelsen. Setelah berkonsultasi, akhirnya mereka pun sepakat menggunakan jasa Van Dijk, yang juga merupakan kenalan Dr. Nicolaas.
“Axelsen melakukan tindakan yang sama. Kebetulan, salah satu yang terbaik di dunia teman sekolah saya. Setelah korespondensi ke dia, kemudian kita bicara untuk dioperasi. Mudah-mudahan bisa secepatnya, karena tak terlampau lama,” ujarnya.
(Djanti Virantika)