JAKARTA – Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, belum juga memperpanjang kontraknya yang akan habis pada akhir musim MotoGP 2022. Direktur Manajer Yamaha, Lin Jarvis, menjelaskan, El Diablo butuh waktu untuk memutuskannya.
Masa depan pembalap asal Prancis itu masih belum jelas. Jelang kontraknya berakhir, banyak rumor melibatkan Quartararo.

Banyak pihak memprediksi Quartararo akan pergi jika hasil buruk diraih di Indonesia dan Argentina. Akan tetapi, Jarvis tidak berpikir demikian.
"Saya tidak berpikir hasil di Indonesia atau Argentina akan mempengaruhi keputusannya,” kata Jarvis, dilansir dari Corsedimoto, Kamis (17/3/2022).
Lebih lanjut, pria berusia 64 tahun itu mengatakan, Yamaha tidak akan terburu-buru soal kontrak Quartararo. Saat ini, Yamaha hanya akan menunggu keputusan dari jawara MotoGP 2021.
“Dia (Quartararo) tahu paket yang tersedia untuknya tahun ini. Sekarang, dia tertarik untuk mengetahui apa yang akan dia miliki untuk 2023 dan 2024. Kami harus meluangkan waktu, kami tidak menekan waktu,” ucap Jarvis.
“Kami tahu , ahwa Fabio perlu mendapatkan kembali kepercayaan diri di Yamaha dan merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Akan tetapi, kami berharap keputusan itu akan diambil sesegera mungkin. Tapi, kami belum menetapkan tenggat waktu yang tepat,” tambahnya.

Sementara itu, balapan berikutnya adalah MotoGP Mandalika 2022. Balapan ini akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, 18-20 Maret mendatang.
Karena Sirkuit Mandalika baru menjadi tuan rumah MotoGP, akan menarik untuk melihat balapan akhir pekan ini. Sebab, siapa pun pemenangnya akan mencetak sejarah sebagai pembalap pertama yang memenangkan balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.