Share

BWF Resmi Hapus Aturan Nihil Poin bagi Atlet yang Mundur saat Jumpa Rekan Senegara

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 40 2556599 bwf-resmi-hapus-aturan-nihil-poin-bagi-atlet-yang-mundur-saat-jumpa-rekan-senegara-GIqA5N1unx.jpg Logo BWF. (Foto: Laman resmi BWF)

KUALA LUMPUR – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah menghapus aturan nihil poin ketika ada atlet yang mengundurkan diri saat melawan rekan senegara sendiri. Kebijakan baru itu dibuat untuk memberi keadilan bagi para peserta yang harus mengundurkan diri karena cedera saat melawan rekan senegara sendiri.

Sebagaimana diketahui, BWF sejak 2015 menerapkan aturan nihil poin jika seorang atlet mengundurkan diri kala bertemu lawan yang sama. Artinya, atlet yang mundur tersebut tidak mendapatkan poin yang seharusnya didapat selama turnamen tersebut.

Poin itu tedntu sangat penting bagi atlet karena berpengaruh pada penempatan posisi ranking dunia. Sebab itu, BWF menyatakan bahwa angka pengunduran diri pun berkurang drastis sejak aturan tersebut diperkenalkan.

Logo BWF

“Sistem ranking dunia, ayat 4.4 diperkenalkan Dewan BWF pada 2015 untuk merespon beberapa contoh kasus dari pengunduran diri dan minimnya usaha, terutama pemain dari asosiasi yang sama, dan marak terjadi di Kualifikasi Olimpiade,” tulis pernyataan resmi BWF, Jumat (4/3/2022).

“Terjadi pengurangan jumlah pengunduran diri yang sifnifikan sejak aturan diperkenalkan, hal ini kemudian mengundang perdebatan karena berpotensi malah menghukum atlet yang cedera kala akan menghadapi lawan senegara,” sambung pernyataan tersebut.

Namun kini, aturan tersebut diubah. BWF mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut bahwa aturan tersebut sudah tidak berlaku.

Para atlet tetap akan dapat poin jika mengundurkan diri kala bertemu lawan senegara. Kendati demikian, BWF tetap akan memantau dengan detail setiap terjadi pengunduran diri.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

“Ayat 4.4. tersebut kini dicabut dari regulasi, akan tetapi, BWF akan memantau dengan teliti setiap pengunduran diri yang terjadi,” tambah keterangan dari BWF.

Jadi, BWF tetap melihat alasan pengunduran diri setiap ada dua perwakilan bertemu di satu turnamen. Tentunya itu demi mencegah adanya kesengajaan kalah yang jelas bisa merusak sportivitas di olahraga tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini