Share

Bukan Cetak Rekor Grand Slam, Ini Fokus Utama Rafael Nadal di Australia Open 2022

Antara, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 06:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 40 2537826 bukan-cetak-rekor-grand-slam-ini-fokus-utama-rafael-nadal-di-australia-open-2022-zYKqq4TyOu.jpg Rafael Nadal kala berlaga di Australia Open 2022. (Foto: Reuters)

MELBOURNE – Petenis tunggal putra Spanyol, Rafael Nadal, punya peluang mencetak rekor soal jumlah gelar juara Grand Slam di Australia Open 2022. Namun, Nadal menegaskan bahwa itu tak jadi fokus utamnya di Australia Open 2022.

Nadal mengaku tidak akan menyesal jika gagal merengkuh gelar saat dia semakin dekat dengan rekor gelar juara Grand Slam ke-21 di Australian Open. Petenis hebat asal Spanyol itu selamat dalam pertarungan lima set melawan petenis Kanada, Denis Shapovalov, di Rod Laver Arena, untuk mencapai semifinal ketujuh di Melbourne.

Rafael Nadal

Sementara itu, pesaing terberatnya saat ini, Novak Djkovic, dideportasi sebelum turnamen dan Roger Federer belum pulih dari operasi lutut. Nadal pun memiliki kesempatan yang lebih untuk meraih rekor sepanjang masa. Namun, dia mengatakan tidak masalah baginya jika hal itu tidak terjadi.

"Saya tidak berharap apa pun. Saya hanya terus berjalan," kata Nadal, dikutip dari Reuters.

"Mengenai apa yang bisa terjadi di masa depan, sejujurnya saya tidak terlalu peduli,” sambungnya.

"Saya tidak akan frustrasi jika Novak atau Roger mengakhiri karier dengan lebih banyak Grand Slam daripada saya,” tegas Nadal.

"Maksud saya mari nikmati situasi yang kami lakukan, masing-masing dari kami, kami melakukan hal-hal yang sangat istimewa dalam olahraga kami,” jelasnya.

Dari khawatir kariernya dalam bahaya beberapa bulan lalu saat dia berjuang untuk pulih dari masalah kaki, kini Nadal akan bertanding di semifinal Grand Slam ke-36 pada Jumat.

Istirahat satu hari ekstra menjadi berkah besar bagi petenis berusia 35 tahun itu setelah bekerja keras selama empat jam lebih melawan unggulan ke-14 Shapovalov.

Shapovalov bangkit dari ketertinggalan dua set untuk membawa pertandingan ke set penentuan kelima. Nadal mengatakan hal itu adalah "sedikit keajaiban" bahwa dia berhasil mengatakan petenis berusia 22 tahun itu.

"Saya hancur, jujur, secara fisik," kata Nadal, yang mengambil timeout medis di luar lapangan setelah Shapovalov merebut set keempat.

"Tetapi servis saya bekerja dengan baik, dan bagi saya, setiap pertandingan yang saya menangi dengan servis saya adalah sebuah kemenangan,” lanjutya.

"Tentu saja di awal set kelima… saya sangat khawatir,” ujar Nadal.

"Tetapi lebih dari (itu), saya pikir akan sangat sulit untuk memenangi pertandingan itu. Tapi di sinilah saya... Ini berita yang luar biasa, bukan?" tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini