3. Cedera Berkepanjangan

Sebagaimana diketahui, dominasi Marquez di MotoGP luntur dalam dua musim terakhir karena cedera pada lengan dan bahu kanannya. Cedera itu bahkan menghambat karier Marquez.
Dia melewatkan hampir seluruh balapan di MotoGP 2020 karena mesti memulihkan diri. Pada musim 2021, dia juga melewatkan dua balapan pertama karena belum pulih total.
Saat mentas pada musim lalu, Marquez masih merasakan sakit pada bahu dan lengan kanannya. Hal itu membuat performa Marquez naik-turun sepanjang musim lalu.
2. Masalah Penglihatan

Marquez kembali menambah masalah pada tubuhnya di MotoGP 2021. Karena kecelakaan saat latihan motorcross, Marquez mengalami penglihatan ganda alias diplopia. Sekadar informasi, Marquez sudah pernah menderita diplopia pada 2011, tetapi kali ini lebih parah.
Biasanya, penderita diplopia, yang tidak terlalu parah, bisa sembuh dengan terapi anti-edema dengan kortison. Akan tetapi, untuk diplopia Marquez, ada kemungkinan tidak bisa disembuhkan jika keadaannya benar-benar buruk, menurut dr Andrea Gerosa, ahli bedah saraf di Rumah Sakit Maggiore di Parma.
Meski begitu, keadaan Marquez ternyata mampu membaik. Dia bahkan sudah kembali ke lintasan balap untuk mengetes kondisi fisiknya.
Meski begitu, diplopia Marquez mungkin kambuh jika kembali kecelakaan dalam balapan. Faktor masalah penglihatan ini akan menyulitkan Marquez untuk meraih gelar juara MotoGP lainnya di masa depan.