Share

Kerap Bikin Salah, Francesco Bagnaia Bukan Calon Juara MotoGP 2022

Rio Eristiawan, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 38 2536754 kerap-bikin-salah-francesco-bagnaia-bukan-calon-juara-motogp-2022-u1FxvSgtqE.jpg Francesco Bagnaia diragukan oleh Jorge Lorenzo (Foto: MotoGP)

BOLOGNA - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, diprediksi banyak orang sebagai salah satu calon kuat juara MotoGP 2022. Akan tetapi, legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, tidak berpikir demikian.

Pembalap Ducati belum bisa menjadi juara MotoGP sejak Casey Stoner melakukanya pada 2007. Pada musim lalu, pabrikan asal Italia itu hampir mengakhiri masa tanpa juara karena dua pembalapnya, yakni Pecco -sapaan akrab Bagnaia- dan Jack Miller tampil kompetitif.

Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

Bagnaia menunjukkan penampilan apiknya sehingga bisa menjadi runner-up MotoGP 2021. Sementara itu, Miller finis keempat pada musim lalu.

Kendati demikian, Lorenzo mengatakan, Bagnaia dan Miller membuat kesalahan besar karena gagal menjadi juara MotoGP 2021. Sebab, menurutnya, Desmosedici GP21 adalah motor terkuat untuk mengantarkan mereka menjadi juara.

BACA JUGA: Jadwal MotoGP 2022 Amat Padat, Francesco Bagnaia Kelelahan

"Sudah selama pramusim terlihat, bahwa Ducati adalah motor terkuat. Dia akhirnya siap untuk memenangkan kejuaraan. Untuk beberapa alasan, termasuk kurangnya konsistensi dari para pebalap resmi, mereka tidak memanfaatkannya. Saya melihat MotoGP 2022 sangat merah (bakal didominasi Ducati)," kata Lorenzo, dilansir dari Tuttomotoriweb, Senin (24/1/2022).

Sementara untuk MotoGP 2022, Lorenzo tidak menjagokan Bagnaia untuk menjadi juara. Akan tetapi, dia lebih memilih Jorge Martin (Pramac Ducati) yang menjadi juara.

"Dia (Jorge Martin) eksplosif, seperti (Marc) Marquez dan (Fabio) Quartararo, jika tidak lebih (baik). Di tahun pertama (di MotoGP), dia meraih kemenangan. Dia hanya kurang pengalaman untuk bersaing di semua trek, seperti Bagnaia," ucapnya.

Di sisi lain, ia menilai Pecco adalah pembalap kuat, tetapi masih sering melakukan kesalahan. Oleh sebab itu, Lorenzo lebih memilih Martin ketimbang Bagnaia.

Jorge Martin (Foto: MotoGP)

"Pecco kuat dan lengkap, tetapi masih membuat beberapa kesalahan. Pada tingkat kecepatan dan ledakan murni, Jorge (Martin) memiliki sesuatu yang lebih," pungkas Lorenzo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini