“Kami memiliki kekuatan untuk dapat memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang, kemudian jelas sepanjang jalan kami akan mengevaluasi apakah selama musim akan ada kebutuhan untuk membuat alasan tertentu,” lanjutnya.
“Kami tidak memulai dengan pemikiran ini. Pecco adalah pembalap Ducati yang paling bugar di bagian akhir musim, jika dia memulai seperti ini, kami jelas akan melihatnya dengan perhatian khusus, tetapi pada balapan pertama mereka semua akan memiliki materi yang sama,” teasnya.

Sepanjang tahun 2021, Ducati terlihat lebih unggul dari para pesaingnya, setidaknya dengan kecepatan satu putaran dengan 11 pole position dari 18 balapan. Ducati mengalahkan Yamaha untuk kejuaraan konstruktor, tim pabrikan juga memenangkan kejuaraan tim.
Dall’Igna pun percaya bahwa para pembalapnya ini semakin berkembang dengan pesat pada musim 2022 mendatang. Kalau 2021 ia sengaja tidak membidik gelar, namun musim depan rasanya kemungkinan itu menjadi tidak mustahil.
Menarik tentunya melihat bagaimana performa para pembalap Ducati di MotoGP 2022 nanti. Apalagi setelah melihat penampilan mengagumkan Ducati di 2021, seharusnya tim pabrikan asal Italia itu bisa berbuat banyak di musim depan.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.