Share

Marc Marquez Tak Kunjung Lepas dari Cedera, Kevin Schwantz Ragu The Baby Alien Bisa Kompetitif Lagi

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 21 Desember 2021 05:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 38 2520107 marc-marquez-tak-kunjung-lepas-dari-cedera-kevin-schwantz-ragu-the-baby-alien-bisa-kompetitif-lagi-tMcegf1vG7.jpg Marc Marquez diragukan bisa sekompetitif dulu (Foto: MotoGP)

HOUSTON – Legenda MotoGP, Kevin Schwantz, ragu Marc Marquez bisa kembali kompetitif seperti dulu. Hal itu dikarenakan pembalap Repsol Honda itu tidak kunjung pulih total dari cederanya.

Sebagaimana diketahui, The Baby Alien –julukan Marquez- masih berjuang untuk pulih setelah lengan kanannya dioperasi pada 2020 lalu. Bahkan, dia harus disuntik dengan obat penahan rasa sakit hampir sepanjang balapan musim lalu.

Marc Marquez (Foto: MotoGP)

Meski begitu, Marquez sempat bangkit pada paruh musim saat dia memenangkan balapan di Sirkuit Sachsenring, Jemarn. Setelah itu, performa Marquez terus meningkat dan dia mendapatkan dua podium teratas secara berurutan dalam balapan seri Amerika Serikat dan Emilia Romagna.

Alhasil, banyak orang yang senang, termasuk Schwantz karena melihat juara MotoGP enam kali itu sepertinya sudah kembali ke performa terbaik. Akan tetapi, itu hanya bertahan sebentar karena Marquez kembali harus absen karena mengalami penglihatan ganda atau diplopia.

BACA JUGA: Marc Marquez Diyakini Tampil di Awal MotoGP 2022, Puig Beri Kabar Kondisi Terbaru The Baby Alien

Sampai saat ini, kondisi pembalap berusia 28 tahun itu masih belum menunjukkan perkembangan yang positif. Dia pun belum bisa dipastikan kembali balapan pada awal musim 2022.

Oleh sebab itu, Schwantz pesimistis Marquez bisa kembali bersaing pada musim depan. Menurutnya, jika The Baby Alien belum pulih 100 persen, mustahil untuk tampil kompetitif lagi.

Marc Marquez (Foto: MotoGP)

“Ketika dia kembali menang Juni lalu di Sachsenring, saya pikir dia akan menjadi sama lagi. Tapi, butuh waktu lebih lama dari yang saya harapkan,” kata Schwantz, dilansir dari Tuttomotoriweb, Selasa (21/12/2021).

“Sulit untuk bersaing ketika Anda memiliki masalah fisik. Sakit adalah satu hal, tetapi dipaksa untuk mengubah posisi pada motor untuk dikendarai adalah hal lain,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini