"Kepercayaan pada proses ini sangat penting, dan sesuatu yang kami perlakukan dengan sangat serius untuk semua teknologi Hawk-Eye. Kami bangga dengan hubungan jangka panjang kami dengan BWF dan sepenuhnya memahami pentingnya kepercayaan dan integritas dalam teknologi yang digunakan," tambah pernyataan tersebut.

"Meskipun insiden seperti ini sangat jarang terjadi, kami menangani setiap masalah dengan sangat serius dan akan melakukan peninjauan penuh untuk memastikan bahwa ini tidak dapat terjadi lagi," lanjutnya.
Untungnya, Marcus/Kevin sukses memenangkan laga dengan skor 18-21, 21-17, dan 21-11. Mereka melaju ke final dan akan menantang Takuro Hoki/Yugo Kobayasahi asal Jepang.
Akan tetapi, laga tersebut menimbulkan tanda tanya besar dan membuat banyak pihak mempertanyakan kredibilitas Hawk Eye. Termasuk para pebulu tangkis dunia yang beramai-ramai mengomentari kesalahan tersebut.
Bahkan pebulu tangkis asal Prancis, Christo Popov, mengatakan ini bukan yang pertama hawk eye melakukan kesalahan. Jadi, masih pentingkah teknologi hawk eye digunakan?
(Ramdani Bur)