Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teknologi Hawk Eye Bikin Rugi Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, Ini Klarifikasi BWF

Bagas Abdiel , Jurnalis-Minggu, 21 November 2021 |10:15 WIB
Teknologi Hawk Eye Bikin Rugi Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, Ini Klarifikasi BWF
Terlihat shuttlecock belum melewati garis. (Foto: Twitter/@badmintontalk)
A
A
A

FEDERASI Bulu Tangkis Dunia, BWF, meminta maaf setelah teknologi hawk eye membuat rugi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di semifinal Indonesia Masters 2021, Sabtu, 20 November 2021 sore WIB. Bersama perusahaan Hawk Eye Innovations, BWF sadar telah melakukan kesalahan.

Sekadar diketahui, dalam laga Marcus/Kevin vs Ong Yew Sin/Teo Ee Yi di semifinal Indonesia Masters 2021 sempat memunculkan protes keras. Ada satu momen yang terasa menyesakkan bagi Minions -julukan Marcus/Kevin- di laga tersebut, tepatnya di akhir game pertama.

Teknologi Hawk Eye

(Teknologi Hawk Eye gagal mengidentifikasi shuttlecock di laga Marcus/Kevin)

Pada kedudukan 18-20, Marcus/Kevin mendapat keuntungan ketika servis dari wakil Malaysia dinyatakan out oleh hakim garis. Namun, ketika Ong/Teo meminta challenge, hasil hawk eye menyatakan shuttlecock berada di dalam (in) dan menyentuh garis dengan tipis.

Hal ini kemudian menimbulkan protes dari Marcus/Kevin. Mereka tidak terima dengan hasil hawk eye, dan sempat mempertanyakan keputusan tersebut kepada wasit utama. Namun, keputusan tidak berubah dan hasil hawk eye itu memberi kerugian karena skor langsung berubah 18-21 untuk kemenangan Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, BWF mengonfirmasi ada kesalahan dalam proses operasional ang dilakukan oleh Hawk Eye Innovations. Pernyataan pun dikeluarkan oleh pihak Hawk Eye Innovations yang mengakui kesalahan dan meminta maaf.

BACA JUGA: Marcus/Kevin Dirugikan Hawkeye di Semifinal Indonesia Masters 2021, Ini Respons Mengejutkan Christo Popov

“Hawk-Eye mengakui bahwa keputusan yang diambil tidak tepat, dan mohon maaf atas hal ini, terutama kepada Gideon, Sukamuljo, Ong dan Teo, serta BWF, atas hasil tersebut yang berdampak kesalahan pada pertandingan," bunyi pernyataan Hawk Eye Innovations dari laman resmi BWF, Minggu (21/11/2021).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement