Share

7 Momen Paling Berkesan Valentino Rossi di MotoGP Jelang Pensiun, Nomor 2 Bawa-Bawa Marc Marquez

Cikal Bintang, Jurnalis · Minggu 14 November 2021 06:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 14 38 2501425 7-momen-paling-berkesan-valentino-rossi-di-motogp-jelang-pensiun-nomor-2-bawa-bawa-marc-marquez-pqyflzRLZt.jpg Valentino Rossi segera akhiri karier di MotoGP. (Foto: MotoGP)

VALENTINO Rossi akan segera mengakhiri kariernya di MotoGP. Rossi akan menjalani balapan terakhirnya di MotoGP pada malam hari nanti di MotoGP Valencia 2021.

Jelang pensiun, Valentino Rossi pun membeberkan secara gamblang momen paling berkesan selama barkerier di MotoGP. Sebenarnya, ada banyak sekali momen berkesan untuk The Doctor -julukan Rossi.

BACA JUGA: Valentino Rossi Pensiun, Intip Lika-liku Perjalanan Kariernya Selama 25 Tahun di MotoGP

Maklum saja, dia sudah berkarier hampir 25 tahun di dunia balap ini. Rossi pun berhasil menciptakan banyak momen berkesan.

BACA JUGA: Valentino Rossi Bakal Pensiun, Fernando Alonso Yakin Balapan MotoGP Valencia 2021 Akan Sedih

Tak hanya di trek balap, The Doctor punya banyak kenangan indah di luar lintasan balap. Momen-momen ini tercipta lantaran Rossi dikenal sebagai figur yang ramah dan supel. Berikut 7 momen paling berkesan Valentino Rossi.

7. Gelar Juara Dunia Pertama di Usia 18 Tahun

Valentino Rossi berhasil merengkuh gelar pertamanya di usia 18 tahun. Kala itu, ia membalap di kasta ketiga (Moto3) pada 1997. Menariknya, gelar itu didapat pada musim keduanya membalap di Moto3.

Valentino Rossi

Rossi tampil dominan pada ajang Moto3 musim itu. Di usianya yang masih muda, dia berhasil memenangkan balapan 12 kali dan naik ke podium sebanyak 15 kali. Torehan itu membuatnya berhasil mengunci gelar juara dunia pertamanya di ajang balapan motor.

6. Gelar Juara Dunia Pertama di Kelas Premier

Setelah memenangkan gelar pada kelas 125 cc, Rossi kembali menunjukkan tajinya di kelas 250 cc (Moto2). Saat itu, dia berhasil kembali meraih gelar juara dunia Moto2 dan langsung naik ke kasta teratas, yakni 500 cc (kini setara MotoGP). Menariknya lagi, The Doctor berhasil menjuarai kelas 500 cc itu di musim keduanya, tepatnya pada 2001.

Valentino Rossi

Kala itu, Rossi tampil gahar dan langsung membuat kagum dunia. Bersama tim satelit Honda, Rossi berhasil mengalahkan nama-nama besar, seperti Max Biaggi dan Lorris Capirossi. Akhirnya, The Doctor resmi mengunci gelar pertamanya di kelas premier pada musim 2001.

5. Kemenangan Pertama Bersama Yamaha

Sukses tiga musim bersama tim satelit Honda, Rossi akhirnya memutuskan untuk berpisah setelah mempersembahkan tiga gelar juara dunia. Dia memilih bergabung dengan Yamaha pada 2004.

Valentino Rossi

Awalnya, banyak yang memprediksi performa Rossi akan menurun di Yamaha. Namun, The Doctor justru berhasil membungkam para kritikus.

Tahun pertamanya di Yamaha langsung berakhir indah. Rossi berhasil mempersembahkan gelar juara dunia sekaligus meruntuhkan dominasi Honda dan Suzuki. Momen indah ini bahkan membuat The Doctor meneteskan air mata.

4. Rossi Taklukkan Trek Basah di Donington

Musim keduanya bersama Yamaha membuat Rossi semakin trengginas. Pada musim ini, total Rossi berhasil memenangkan 11 balapan, termasuk yang paling berkesan saat dirinya menyentuh garis finis di urutan pertama pada balapan di Donington Park, Inggris, pada 15 Juli 2005.

Valentino Rossi

Kala itu, Rossi berhasil memenangkan GP Inggris 2005 dengan kondisi trek yang basah dan licin. Bahkan, The Doctor unggul jauh di depan atas lawan-lawannya. Momen berkesan ini membuat Rossi disamakan dengan pembalap legendaris F1, Ayrton Senna yang dikenal sebagai The Rain Master.

3. Rossi Cicipi Mobil Ferrari

Pada 2006, Rossi sempat menjajal mobil tercepat di dunia, Formula One (F1). Saat itu, ia mencicipi mobil yang mengantarkan Michael Schumacher juara dunia lima kali, Ferrari. Menariknya, Rossi berhasil membuat catatan baik saat tampil bersama Ferrari.

Valentino Rossi

Bahkan, penampilannya dipuji oleh kepala tim Scuderia Ferrari saat itu, Stefano Domenicali.

“Vale akan menjadi pembalap Formula Satu yang luar biasa,” kata Domenicali, dikutip dari Top Gear, Minggu (14/11/2021).

“Tetapi, dia memilih jalan yang berbeda. Dia adalah bagian dari keluarga kami dan itulah mengapa kami ingin memberinya kesempatan ini. Kami senang bisa bersama sekali lagi, dua simbol Italia seperti Ferrari dan Valentino Rossi,” sambungnya.

2. Kalahkan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo

Pada 2013, Rossi kembali ke pelukan Yamaha setelah dua tahun bertugas untuk Ducati. Pada musim itu, dominasi Marc Marquez (Honda) dan Jorge Lorenzo (Yamaha) sangatlah terasa. Namun, Rossi berhasil mencuri perhatian pada musim 2014.

Valentino Rossi

Saat itu, Marquez sedang kencang-kencangnya dalam 12 balapan berturut-turut. Akan tetapi, pada MotoGP San Marino, tepatnya 14 September 2014, dominasi itu dihancurkan Rossi. Meski tidak merengkuh gelar juara, The Doctor berhasil menghentikan dominasi Marquez.

1. Rossi Beri Penghormatan untuk Marco Simoncelli

Pembalap asal Italia, Marco Simoncelli, mengalami kecelakaan dan meninggal dunia saat membalap di MotoGP Malaysia, tepatnya di Sirkuit Sepang pada 23 Oktober 2011. Berpulangnya Simoncelli membuat dunia terpukul.

Valentino Rossi

Pasalnya Simoncelli dikenal sebagai pembalap yang agresif dan berani. Dukacita mendalam pun dirasakan oleh Rossi karena dirinya memang sangat dekat dengan Simoncelli.

Berbagai penghormatan pun diberikan kepadanya, termasuk penamaan Sirkuit Misano menjadi Misano World Circuit Marco Simoncelli. Pada 2012, Rossi berhasil menyabet podium usai bertengger di posisi kedua di balapan MotoGP Misano 2012.

Saat itu, Rossi tertinggal dari rivalnya, Jorge Lorenzo. Meski gagal memenangkan balapan tersebut, Rossi berhasil menunjukkan tajinya bersama Ducati dan merayakan kemenangan tersebut bersama para penggemarnya selama berjam-jam untuk menghormati Marco Simoncelli.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini