PARIS – Menilik head-to-head atau rekor pertemuan Shesar Hiren Rhustavito vs Kento Momota menarik untuk dilakukan. Pasalnya, kedua pemain akan saling berhadapan di babak perempatfinal French Open 2021.
Sebagaimana diketahui, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito, sukses melangkahkan kaki ke babak perempatfinal French Open 2021. Di babak tersebut, Shesar pun akan berhadapan dengan raja bulu tangkis asal Jepang, yakni Kento Momota.

Jelang laga itu, Shesar sendiri tak memiliki catatan tidak menyenangkan. Berdasarkan catatan head to head, Vito -sapaan akrab Shesar- memiliki catatan buruk kala berhadapan dengan Momota.
Keduanya diketahui baru berjumpa sekali. Hal itu terjadi di ajang BWF World Junior Championship pada 2011. Saat itu, pebulu tangkis kelahiran Sukoharjo itu harus takluk dari Momota.
BACA JUGA: Usai Dikalahkan Ahsan/Hendra di French Open 2021, Ganda Taiwan Berharap Bisa Sehebat The Daddies
Meski begitu, Shesar berhasil memberikan perlawanan berarti. Dia melewati rubber game yang berakhir dengan skor 16-21, 21-15, dan 21-15.
Dengan kondisi ini, Shesar tetap memiliki peluang untuk menumbangkan Momota di ajang French Open 2021. Bagaimana tidak, Kento Momota sendiri kini tidak dalam kondisi performa terbaiknya. Hal itu terlihat dalam beberapa turnamen terakhir.
Selain itu, jika ditelisik dari segi peringkat, Momota memang lebih diunggulkan lantaran masih menduduki peringkat teratas di sektor tunggal putra. Namun, Vito yang saat ini bertengger di peringkat 20 dunia bisa saja membuat kejutan dan mengalahkan Momota.
Mampukah kali ini Vito memberikan kejutan di babak perempatfinal French Open 2021 ini? Atau malah justru, Momota berpeluang untuk menambah rekor kemenangan manisnya?
Laga babak perempatfinal French Open 2021 sendiri akan berlangsung di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, Jumat (29/10/2021) pukul 19.00 WIB. Pertandingan Vito dengan Kento Momota menjadi yang paling dinanti oleh para pencinta bulu tangkis, khususnya di Indonesia.
Apalagi, Shesar Hiren Rhustavito sendiri diketahui menjadi satu-satunya harapan Indonesia di sektor tunggal putra. Dua rekan sejawatnya, yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, terpaksa tidak bisa ikut berlaga dikarenakan sedang mengalami cedera.
(Djanti Virantika)