Penampilan Quartararo terbilang biasa saja, tetapi dia justru direkrut Petronas Yamaha SRT untuk berlaga di MotoGP 2019. Saat mentas di kelas primer, Quartararo justru mampu unjuk gigi.
Dia menjadi polesitter termuda dalam sejarah MotoGP menggusur Marc Marquez. Saat menyegel pole position di Sirkuit Jerez, Spanyol, 4 Mei 2019, Quartararo baru berumur 20 tahun.

Selain itu, Quartararo pun mampu meraih tujuh podium sehingga mengumpulkan 192 poin pada musim 2019. Dia finis kelima di klasemen akhir MotoGP 2019 yang menjadi tahun titik balik bagi karier balapnya.
Performa Quartararo agak menurun di MotoGP 2020. Sempat memimpin klasemen sementara, Quartararo gagal tampil konsisten sehingga gelar juara MotoGP 2020 justru menjadi milik Joan Mir. Pada akhir musim itu, Quartararo hanya mengoleksi 127 poin sehingga finis kedelapan.
Meski begitu, catatan buruk itu tidak menghentikan langkah Quartararo untuk promosi ke tim pabrikan Yamaha, Monster Energy Yamaha, pada musim 2021. Dia menggantikan Valentino Rossi yang kontraknya tidak diperpanjang. Uniknya, Rossi justru menempati posisi yang ditinggalkan Quartararo di Petronas SRT.
Sejak menjadi pembalap tim pabrikan, performa Quartararo makin menggila. Sejak dua balapan pertama di Sirkuit Losail, Qatar, Quartararo telah menunjukkan dirinya sebagai calon kuat juara MotoGP 2021. Kini, pembalap 22 tahun itu mencetak sejarah dengan menjuarai MotoGP 2021. Selamat El Diablo!
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.