Bendera Merah Putih Tak Berkibar, Fajar Alfian Akui Kemenangan di Piala Thomas 2020 Kurang Sempurna

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 40 2488316 bendera-merah-putih-tak-berkibar-fajar-alfian-akui-kemenangan-di-piala-thomas-2020-kurang-sempurna-appm5yPT9E.jpg Fajar Alfian bersama Piala Thomas. (Foto: Badminton Photo)

AARHUS – Pebulutangkis ganda putra Tanah Air, Fajar Alfian, merasa gelar juara Piala Thomas 2020 yang diraih Indonesia akan terasa lebih sempurna jika bendera Merah Putih bisa berkibar. Ia merasa ada yang kurang walau memang sebenarnya dirinya sangat gembira atas kemenangan tersebut.

Fajar pun mengaku kecewa lantaran bendera Merah Putih tidak berkibar akibat masalah sanksi dengan Badan Anti Doping Dunia (WADA) kepada Indonesia. Fajar berharap masalah tersebut dapat segera terselesaikan mengingat banyak turnamen besar yang telah menanti.

Sebagaimana diketahui, WADA melayangkan surat sanksi kepada Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) pada 7 Oktober lalu. Pasalnya, Indonesia dinilai tidak bisa memenuhi test doping plan (TDP) 2020 dan juga belum memenuhi TDP untuk 2021.

Baca Juga: Sudah Nazar, Fajar Alfian Joget Pargoy karena Indonesia Juara Piala Thomas 2020

Fajar Alfian

Alhasil, buntut dari sanksi tersebut menyebabkan bendera Merah Putih tidak dapat berkibar dan harus diganti dengan logo bendera PBSI di Piala Thomas 2020. Tentu hal itu sangat penting, mengingat Indonesia sukses merebut kembali trofi Piala Thomas ke bumi pertiwi setelah 19 tahun.

Menanggapi masalah tersebut, Fajar mengatakan bahwa dirinya kecewa karena bendera Merah Putih tidak dapat berkibar. Akan tetapi dia mengaku senang bisa membawa Indonesia kembali merebut trofi setelah penantian lamanya.

“Kalo saya sih senang karena bisa juara. Namun, ada sedikit kurangnya karena bendera Merah Putih tidak berkibar,” ungkap Fajar keterangan pers PBSI, Selasa (19/10/2021)

“Tapi semua orang tau kalau PBSI juga adalah singkatan dari Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia. Kita tetap membawa nama Indonesia,” lanjutnya.

Disisi lain, pebulutangkis berusia 25 tahun itu berharap masalah sanksi tersebut dapat segera terselesaikan. Sebab kedepannya, Indonesia akan menjalani rentetan turnamen Internasional.

“Yang jelas semoga masalah ini cepat selesai, karena kita berjuang buat Merah Putih,” harapnya.

Bendera PBSI berkibar di podium Piala Thomas 2020

“Apalagi di depan ada event besar seperti World Champ dan Asian Games, juga Thomas Cup tahun depan,” lanjutnya.

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama LADI akan membereskan segala masalah itu. Diharapkan tentunya teguran dari WADA bisa ditarik kembali agar bendera Indonesia bisa berkibat saat atlet Tanah Air juara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini