Dapat Pujian dari Valentino Rossi, Pembalap Superbike Jonathan Rea: Saya Penggemar Beratnya

Rio Erfandi, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 38 2488560 dapat-pujian-dari-valentino-rossi-pembalap-superbike-jonathan-rea-saya-penggemar-beratnya-PyevD9hXHg.jpg Valentino Rossi memutuskan pensiun usai MotoGP 2021. (Foto/MotoGP)

AUSTIN – Pembalap tim Kawasaki Racing, Jonathan Rea mendapat pujian dari legenda MotoGP, Valentino Rossi. Menanggapi sanjungan dari The Doctor, pembalap di ajang World Super Bike (WSBK) itu mengaku bahwa dia merupakan penggemar berat Rossi.

Jonathan Rea merupakan penguasa di WSBK. Dia berhasil menyabet gelar juara dunia WSBK secara enam kali berntun bergabung dengan Kawasaki pada 2015 silam.

Foto/Twitter

Sebelumnnya ia juga pernah turun di kelas utama MotoGP pada saat mengganti Casey Stoner yang tengah mengalami cedera. Ia berlaga bersama tim Repsol Honda pada seri MotoGP Aragon dan Misano pada 2021 lalu.

Baca juga: Meski Gagal Akhiri Kariernya di MotoGP dengan Hasil Baik, Valentino Rossi Masih Bisa Tersenyum

Pada balapan tersebut, Jonathan Rea berhasil finis di masing-masing balapan pada urutan ketujuh dan delapan. Dalam kurun beberapa tahun terakhir, ia sempat dirumorkan bakal pindah ke MotoGP. namun, hingga kini kariernya justru tetap lanjut di WSBK sampai-sampai menjadi pembalap paling sukses.

Baca juga: Gara-Gara Pembalap Ini, Valentino Rossi Akhirnya Dirikan Akademi VR46

Melihat capaiannya tersebut membuat, Valentino Rossi berharap Jonathan Rea beralih ke MotoGP. Mendengar ucapan The Doctor –julukan Rossi- membuat dirinya tersanjung.

Leih lanjut, Jonathan Rea mengatakan bahwa dirinya merupakan penggemar berat Valentino Rossi. ia menambhkan juga sering bertkar pesan kepada pembalap berusia 42 tahun tersebut.

“Memiliki kutipan dari Valentino ini sangat bagus karena dia adalah yang terhebat sepanjang masa dalam balap motor dan kami sangat menghormati satu sama lain,” ucap Jonathan Rea, dilansir dari Motorsport, Senin (18/10/2021).

Foto/Twitter

“Terkadang dia mengirimi saya beberapa pesan setelah balapan atau sebaliknya, dan saya pikir saya adalah penggemar beratnya dan apa yang telah dia lakukan dalam karirnya,” sambungnya.

“Tentu saja memalukan karena saya tidak pernah memiliki kesempatan (untuk membalap di MotoGP penuh waktu),” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini