Jadi Penentu Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Jonatan Christie Tak Mau Disebut Pahlawan

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 01:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 40 2487756 jadi-penentu-indonesia-juara-piala-thomas-2020-jonatan-christie-tak-mau-disebut-pahlawan-y29cXVvVNV.jpg Jonatan Christie saat tampil di Piala Thomas 2020. (Foto: Badminton Photo)

AARHUS – Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menjadi penentu kesuksesan Tim Merah Putih menjuarai Piala Thomas 2020. Meski begitu, Jonatan Christie enggan disebut sebagai pahlawan.

Sebagaimana diketahui, Indonesia keluar sebagai juara Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China di partai puncak. Laga yang digelar di Ceres Arena, Aarush, Denmark, Senin (18/10/2021) dini hari WIB, itu rampung dengan skor 3-0.

Jonatan Christie. Foto: Badminton Photo

Jonatan sendiri yang bermain di partai ketiga menjadi penentu gelar juara Indonesia. Dia melibas Li Shi Feng dalam pertarungan tiga game.

BACA JUGA: Jadi Juara, Indonesia Main dengan Durasi Terlama di Piala Thomas 2020, Sampai 1.351 Menit!

Pada game pertama, Jojo -sapaan akrab Jonatan- tampil percaya diri dan menang dengan mudah, dengan skor 21-14. Namun, performanya menurun di awal game kedua dan membuatnya kalah 18-21. Namun kemudian, dia meraih kemenangan di gim penentuan dengan skor 21-14.

BACA JUGA: Daftar Juara Piala Thomas: Punya 14 Trofi, Indonesia Tim Tersukses!

Meski pantas disebut pahlawan, pemain berusia 24 tahun itu tidak mau diucap seperti itu. Menurutnya, rekan-rekan dan tim yang terlibat di belakang layar juga cocok dibilang pahlawan karena mereka juga punya peran yang besar sepanjang turnamen.

“Saya tidak berpikir bahwa saya adalah pahlawan karena banyak pemain lain yang bisa disebut sebagai pahlawan juga. Selain itu, para pelatih, fisioterapis, dan dokter juga pantas disebut pahlawan,” kata Jonatan, dikutip dari kanal Youtube Badminton Europe, Senin (18/10/2021).

“Kami hanya mencoba yang terbaik di pertandingan ini. Jadi, semua pemain adalah pahlawan di sini,” imbuhnya.

Jonatan Christie. Foto: Badminton Photo

Dua kemenangan lain Indonesia di laga kontra China disumbangkan masing-masing oleh Anthony Sinisuka Ginting dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Anthony sukses mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, dan 21-16, sedangkan Fajar/Rian menggulung He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan skor 21-12 dan 21-19.

Dengan hasil tersebut, Tim Merah Putih berhasil menambah koleksi gelar Piala Thomas mereka menjadi 14 trofi. Di samping itu, mereka juga membuka puasa gelar 19 tahun di turnamen beregu putra itu yang terakhir kali didapat pada 2002.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini