Meski Sedih Indonesia Gugur di Piala Uber 2020, Putri KW Tetap Temukan Hal Positif

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Jum'at 15 Oktober 2021 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 40 2486786 meski-sedih-indonesia-gugur-di-piala-uber-2020-putri-kw-tetap-temukan-hal-positif-FK5DAfffbD.jpeg Putri Kusuma Wardani. (Foto: PBSI)

AARHUS - Tunggal putri Tanah Air, Putri Kusuma Wardani, sedih karena gagal memberikan poin untuk Indonesia saat melawan Thailand di perempatfinal Piala Uber 2020 pada Jumat (15/10/2021) pagi WIB. Gara-gara dirinya yang tak bisa membantu menyumbang poin, Indonesia pun gugur lantaran kalah 2-3 dari Thailand.

Sedih jelas dirasakan Putri. Kendati begitu, ia merasa tetap menemukan hal positif lantaran mendapatkan pengalaman untuk bermain melawan para pebulu tangkis kelas dunia.

Bermain di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Putri KW kalah dari Busanan Ongbamrungphan di partai ketiga dengan skor 9-21, 21-23. Atas hasil tersebut, dirinya pun gagal menyumbang angka untuk Indonesia.

Meski kalah, Putri KW mampu memberikan perlawanannya di gim kedua kepada Busanan yang menduduki peringkat 13 BWF. Sementara Putri berada di peringkat 126 dunia.

Baca Juga: 5 Calon Kuat Juara Piala Thomas 2020, Nomor 1 Pemilik Trofi Terbanyak

Putri Kusuma Wardani

Mengomentari kekalahannya, Putri KW mengakui dia terlalu berspekulasi saat kedudukan 20-20 di gim kedua. Pasalnya, dia terlalu terburu-buru.

"Sayang hasil dua kali smash saya nyangkut net dan kemenangan akhirnya untuk Busanan. Saat itu saya memang berspekulasi dengan melakukan pukulan smash yang mematikan," ujar Putri, dilansir dari rilis resmi PBSI, Jumat (15/10/2021).

"Saya terlalu berspekulasi di poin 20-20. Dua smash saya seharusnya panjang, tetapi terlalu tajam dan nyangkut net. Sayang sekali," sambungnya.

Saat memulai gim kedua, dirinya mengaku tidak terlalu memikirkan apa-apa. Namun karena terlalu santai, dia kaget dengan bola-bola pengembalian lawan. Dampaknya selalu tertinggal jauh dalam pengumpulan angka.

"Di gim kedua saya sudah unggul 11-4, tetapi setelah itu saya kurang fokus. Pengembalian saya sering keluar. Dan lawan bisa menyamakan kedudukan menjadi 11-11," tambah Putri.

Putri Kusuma Wardani

Meskipun gagal menyumbangkan poin, sebagai pemain muda Putri tetap bersyukur bisa tampil di ajang besar seperti perebutan Piala Uber ini. Sebab dengan rangking yang termasuk tinggi, dia kesulitan bisa bertanding di turnamen kelas super 500 ke atas dan bertanding dengan pemain-pemain top dunia.

"Meskipun gagal menyumbang angka, di sini saya bisa bertemu dengan pemain-pemain top dunia, meski tidak semua hadir. Saya bisa merasakan dan mendapat pengalaman banyak dari pemain-pemain top dunia. Kalau tidak di sini, entah di mana saya bisa dapat pengalaman berharga," sambung Putri.

Selain Putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Ester Nurumi Tri Wardoyo juga gagal memberikan poin dari sektor tunggal putri di Piala Uber 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini