Soal Gelar Juara Dunia, Quartararo Jadikan Marc Marquez sebagai Contoh

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Sabtu 25 September 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 25 38 2476751 soal-gelar-juara-dunia-quartararo-jadikan-marc-marquez-sebagai-contoh-0Oaikn2S6y.jpg Fabio Quartararo dan Marc Marquez di podium MotoGP Jerman 2021 (Foto: MotoGP)

MISANO - Fabio Quartararo terang-terangan mengatakan dirinya ingin mencontoh mental bertarung Marc Marquez di lintasan. Hal itu ia lakukan demi meraih gelar Juara Dunia di MotoGP 2021.

Quartararo menilai The Baby Alien -julukan Marc Marquez- selalu tampil ngotot di lintasan. El Diablo mengambil contoh pada 2019 lalu, saat Marquez tetap tampil ngotot meski sudah unggul jauh dan hampir memastikan gelar juara dunia kala itu.

 

"Saya tidak berpikir tentang Kejuaraan Dunia dan saya pikir saya akan mengambil contoh dari Marc (Marquez). Seperti apa dia lakukan pada 2019 di Thailand," ujar Quartararo dilansir dari laman Speedweek, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Unggul 48 Poin di Puncak Klasemen, Quartararo Tak Ingin Terbebani Gelar Juara

"Saya sudah memikirkannya sejak awal musim. Kami mengendarai seluruh balapan bersama-sama. Saya mencoba tikungan terakhir, dia membalas. Terlepas dari apakah Piala Dunia dipertaruhkan atau tidak, saya ingin menang," lanjut Quartararo.

"Seperti itulah mentalitas balapan hari Minggu yang harus saya tiru darinya," lanjut rekan satu tim Franco Morbidelli tersebut.

Quartararo tinggal selangkah lagi untuk memastikan gelar juara MotoGP 2021. Pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu saat ini menempati posisi puncak di klasemen sementar dengan raihan 234 poin.

El Diablo -julukan Quartararo- unggul 48 poin dari Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) yang menempati urutan kedua. Bagnaia berada satu strip di bawah dengan koleksi 186 angka.

 

Dengan hanya empat balapan tersisa musim ini, peluang Quartararo untuk meraih gelar Juara Dunia tentunya terbuka lebar. Namun, rekan satu tim Franco Morbidelli itu juga harus tetap waspada mengingat segala hal masih bisa terjadi menjelang akhir musim.

Mengingat ketatnya persaingan pada dua balapan terakhir, Quartararo pun tak ingin terlalu gegabah dan memilih untuk menyelesaikan satu persatu balapan dengan maksimal. Ia percaya dengan cara tersebut kesempatannya untuk meraih podium tetap terbuka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini