Profil dan Prestasi Legenda Bulu Tangkis Indonesia Verawaty Fajrin yang Tengah Berjuang Lawan Kanker Paru-Paru

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 40 2475746 profil-dan-prestasi-legenda-bulu-tangkis-indonesia-verawaty-fajrin-yang-tengah-berjuang-lawan-kanker-paru-paru-Nm6l9ShoAc.jpg Menpora Zainudin Amali menjenguk Verawaty Fajrin (Foto: Kemenpora)

VERAWATY Wiharjo atau yang sekarang lebih dikenal dengan Verawaty Fajrin adalah legenda bulu tangkis Indonesia. Sayangnya, dia kini terbaring di RS Dharmais karena sakit kanker paru-paru.

Beliau sedang berjuang untuk sembuh dari penyakitnya. Pemerintah pun mengulurkan tangan mereka untuk membantu pengobatan salah satu putri terbaik Indonesia ini.

Verawaty Fajrin dijenguk Menpora selaku perwakilan pemerintah Indonesia (Foto: Kemenpora)

Sebelum dalam keadaannya sekarang, Verawaty Fajrin adalah salah satu talenta bulu tangkis terbaik Indonesia. Lahir dengan nama Verwaty Wiharjo pada 1 Oktober 1957. Kemudian, dia dikenal dengan nama Verawaty Fajrin sejak 1979. Nama belakangnya diambil dari sang suami, Fajrin Biduin Aham.

Semasa aktif, Verawaty Fajrin tidak hanya berprestasi di satu sektor, tetapi tiga. Sekadar informasi, Verawaty Fajrin turun di sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.

Verawaty Fajrin Lahir di Jakarta 1 Oktober 1957. Bakat bulu tangkis membuat namanya berkibar pada akhir 1970-an hingga akhir 1980-an. Verawaty Fajrin terkenal karena kemampuannya turun di tiga sektor.

Bersama Imelda Wigoena, Verawaty Fajrin membentuk duet mematikan di ganda putri. Mereka menjuarai beberapa turnamen bergengsi di dunia. Pasangan ini bahkan pernah menjuarai All England 1979.

BACA JUGA: Sakit Kanker Paru-Paru, Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Dapat Bantuan dari Erick Thohir

Setahun berselang, Verawaty Fajrin dan Imelda Wigoena mampu menjadi runner-up Kejuaraan Dunia. Dalam turnamen itu, Verawaty Fajrin tidak hanya turun di sektor ganda putri, tetapi juga tunggal putri.

Jika Verawaty Fajrin hanya menjadi runner-up bersama Imelda Wigoena, hal berbeda terjadi di sektor tunggal putri. Verawaty Wiharjo keluar sebagai juara tunggal putri usai mengalahkan kompatriotnya, Ivana Lie.

Sekadar informasi, Verawaty Fajrin merupakan tunggal putri pertama Indonesia yang keluar sebagai juara dunia, sebelum akhirnya diikuti Susy Susanti pada 1993. Selanjutnya, Verawaty Fajrin menjadi runner-up All England 1980, juara SEA Games 1981, dan Indonesia Open 1982.

Sementara itu, pada saat hampir bersamaan, Verawaty Fajrin juga terjun ke sektor ganda campuran. Karier Verawaty Fajrin di sektor ganda campuran di awali dengan menjadi runner-up Kanada Open 1979 bersama Ade Candra.

Verawaty Fajrin (Foto: Istimewa)

Namun, Verawaty Fajrin sempat vakum sementara dari dunia bulu tangkis pada 1983 dan 1984. Setelah kembali ke lapangan bulu tangkis, Verawaty Fajrin meneruskan karier gemilangnya.

Masa vakum tidak mengurangi kemampuan Verawaty Fajrin di dunia tepok bulu. Beberapa gelar bergengsi pun diraih Verawaty Wiharjo, baik di ganda putri maupun ganda campuran.

Berikut sederet prestasi Verawaty Fajrin:

Tunggal Putri

• Juara Kejuaraan Dunia 1980

• Finalis All England Open 1980

• Juara SEA Games 1981

• Juara Indonesia Open 1982.

Ganda Putri

• Juara Belanda Open 1977 (Verwaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

• Juara Denmark Open 1977-1978 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

• Medali Emas Asian Games 1978 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

• Juara All England 1979 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

• Juara Kanada Open 1979 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

• Finalis Kejuaraan Lingkungan kehidupan 1980 (Verawaty Fajrin/ Imelda Wigoena)

• Medali Emas SEA Games 1981 (Verawaty Fajrin/ Ruth Damayanti)

• Juara Indonesia Open 1986 (Verawaty Fajrin/ Ivanna Lie)

• Juara Cina Buka 1986 (Verawaty Fajrin/ Ivanna Lie)

• Juara Taiwan Open 1986 (Verawaty Fajrin/ Ivanna Lie)

• Finalis World Badminton Grand Prix Final 1986 (Verawaty Fajrin/ Ivanna Lie)

• Medali Emas SEA Games 1987 (Verawaty Fajrin/ Rosiana Tendean)

• Juara Indonesia Open 1988 (Verawaty Fajrin/ Yanti Kusmiati)

• Medali Perunggu Asian Games 1990 (Verawaty Fajrin/ Lili Tampi)

Ganda Campuran

• Juara Malaysia Open 1986 (Bobby Ertanto/ Verawaty Fajrin)

• Juara Malaysia Open 1988 (Eddy Hartono/ Verawaty Fajrin)

• Juara Indonesia Open 1989 (Eddy Hartono/ Verawaty Fajrin)

• Juara Belanda Open 1989 (Eddy Hartono/ Verawaty Fajrin)

• Finalis Kejuaraan Lingkungan kehidupan 1989 (Eddy Hartono/ Verawaty Fajrin)

• Finalis Asian Games 1990 (Eddy Hartono/ Verawaty Fajrin)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini