Chen Jin sang Juara Dunia Penakluk Taufik Hidayat, Begini Kehidupannya Sekarang

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 40 2464315 chen-jin-sang-juara-dunia-penakluk-taufik-hidayat-begini-kehidupannya-sekarang-RpCmezAaSI.jpg Chen Jin, tunggal putra China juara dunia 2010. (Foto: REUTERS)

MEDIO 2000-an, tim bulu tangkis China memiliki tiga pemain yang sama kuatnya di nomor tunggal putra. Sebut saja Lin Dan, Bao Chunlai dan Chen Jin. Ketiga nama ini bergantian merebut gelar juara di berbagai turnamen yang diselenggarakan Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF)

Dari ketiga nama di atas, sosok Chen Jin menarik perhatian selain Lin Dan yang memenangkan dua medali emas Olimpiade. Di tahun aktifnya sebagai pebulu tangkis profesional (2003-2013), Chen Jin memenangkan segudang gelar. Di nomor tim, Chen Jin membantu tim nasional China memenangkan empat gelar Piala Thomas, yakni pada 2006, 2008, 2010 dan 2012.

Chen Jin

(Chen Jin juara dunia bulu tangkis 2010. (Foto: REUTERS)

Sementara di level individu Chen Jin juga tak kalah hebatnya. Ia menjuarai sejumlah ajang bergengsi, salah satunya All England 2008 setelah mengalahkan Lin Dan di final dengan skor 21-9, 9-21 dan 21-17.

Puncak prestasi Chen Jin tercipta pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis yang digelar di Paris, Prancis, pada 23-29 Agustus 2010. Di partai puncak, Chen Jin menghadapi juara dunia 2005 sekaligus peraih medali emas Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat.

Secara nama Taufik Hidayat jelas lebih besar ketimbang Chen Jing. Namun, Chen Jin yang saat itu baru berusia 24 tahun sama sekali tidak grogi menghadapi Taufik Hidayat.

BACA JUGA: Bao Chunlai si Pebulu Tangkis Tampan Rival Taufik Hidayat, Begini Kondisinya Sekarang

Lewat permainan impresif, Chen Jin memenangkan laga straight game langsung, tepatnya dengan skor 21-13 dan 21-15! Ini merupakan peningkatan karier bagi Chen Jin, setelah sebelumnya pada 2009 ia lolos ke final, namun tumbang dari Lin Dan.

Singkat kata, pada 2013 Chen Jin memutuskan pensiun. Setelah era Chen Jing, China kesulitan menemukan juara dunia yang baru di nomor tunggal putra.

Chen Long

(Chen Long, satu-satunya andalan China di nomor tunggal putra bulu tangkis)

Bahkan China kini terlalu bergantung kepada Chen Long yang secara usia sudah tak muda lagi yakni 32 tahun. Setelah pensiun, Chen Jin menjadi asisten pelatih tunggal putri di pelatnas China.

Ia menjadi asisten Zhang Ning yang berstatus peraih medali emas nomor tunggal putri Olimpiade Athena 2004 dan Olimpiade Beijing 2008. Di bawah arahan Chen Jing, tunggal putri China sempat mendominasi dunia perbulu tangkisan internasional. Saat itu, Li Xue Rui, Wang Yihan dan Wang Shi Xian bergantian menjadi kampiun di berbagai turnamen yang diikuti.

Setelah menangani tim tunggal putri China, Chen Jin beralih ke tim tunggal putra China. Tentu kehadiran Chen Jin di tim kepelatihan Negeri Tirai Bambu membuat dominasi China di cabang olahraga bulu tangkis sulit dihentikan dalam waktu dekat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini