TAVUILLA – Valentino Rossi memberikan komentar kepada para pembalap yang pernah menjadi rivalnya di MotoGP. Legenda balap motor asal Italia itu menyebut Colin Edwards orang yang sangat lucu, sementara Casey Stoner menjadi rival yang sulit dikalahkannya.
Rossi akan mengakhiri kariernya sebagai pembalap MotoGP pada akhir musim ini. Seperti yang diketahui, dalam perjalanan 26 tahun berkarir di dunia balap motor, Rossi memiliki banyak rival dari berbagai generasi. Mulai dari jaman Alex Barros, Casey Stoner, hingga Jorge Lorenzo.

Rossi melihat daftar nama-nama rivalnya dalam sebuah acara dan dia diminta untuk memberikan komentar pada setiap nama yang muncul. Ketika nama Barros muncul, The Doctor—julukan Rossi—mengungkapkan bahwa dia adalah salah satu pembalap yang ditirunya untuk menjadi yang terbaik.
“Alex Barros adalah salah satu pembalap yang saya pelajari. Saya mengikuti caranya mengerem dan masuk ke tikungan karena dia sangat cepat,” kata Rossi dilansir dari GP One, Selasa (31/8/2021).
Baca juga: Finis Kedua dari Belakang di MotoGP Inggris 2021, Ini Alasan Valentino Rossi
Setelah itu, giliran nama Colin Edwards dan Nicky Hayden yang muncul untuk dikomentari. Rossi menyebut Edwards sebagai pria yang lucu dan dia sangat senang untuk menghabiskan waktu dengannya. Sementara itu, The Doctor menyayangkan kepergian Hayden tiga tahun lalu, karena juara MotoGP 2006 itu adalah pria yang baik.
Baca juga: Sponsor VR46 di MotoGP 2022 Belum Jelas, Valentino Rossi Punya Rencana B
“Colin Edwards adalah orang yang sangat lucu,. Saya selalu menikmati waktu bersama Colin di luar lintasan,” ujar Rossi.
Selanjutnya, Rossi mengomentari rivalnya di era yang lebih modern, Casey Stoner. Menurutnya, pembalap asal Australia itu sangat berbakat dan sulit dikalahkan.
“Casey Stoner adalah salah satu pembalap paling berbakat dan sulit dikalahkan. Bagi saya dia tidak terkalahkan karena bakatnya sangat alami,” jelas pembalap yang identik dengan nomor 46 itu.

Kemudian Rossi juga memberikan komentar soal Lorenzo yang menjadi rekan satu timnya di Yamaha. Dia merasa tidak pantas berpasangan dengan pembalap asal Spanyol itu di Yamaha. Menurutnya, dia butuh duet yang lebih lambat darinya.
“Saya tidak pantas mendapatkan rekan setim seperti Lorenzo di Yamaha setelah apa yang saya lakukan untuk Yamaha. Saya butuh rekan yang lebih lambat,” pungkas Rossi sambil bercanda.
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.