TOKYO – Paralimpiade Tokyo 2020 akan dibuka pada Selasa 24 Maret 2021 mendatang. Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan siaran langsung perjuangan atlet Indonesia pada melalui berbagai layanan mulai dari siaran gratis, televisi berlangganan, dan layanan over the top (OTT).

Paralimpiade Tokyo 2020 diklaim bakal memecahkan rekor dengan perkiraan 4,25 miliar pemirsa di seluruh dunia menyaksikan perjuangan para atlet disabilitas berkompetisi di pesta olahraga terbesar tersebut.
Baca juga: Paralimpiade Tokyo 2020 Segera Mulai, NOC Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan NPC Indonesia
Jumlah ini meningkat dari sebelumnya pada Paralimpiade Rio de Janeiro, Brazil, 2016 dengan 4,1 miliar pemirsa.
Baca juga: Profil Atlet Paralimpiade Tokyo 2020: Sudah Berusia 51 Tahun, Ukun Rukaendi Tetap Berprestasi
Secara keseluruhan, Paralimpiade Tokyo akan diliput lebih dari 150 televisi, radio, dan layanan online di 177 wilayah.
"Dengan lebih banyak siaran langsung olahraga yang tersedia, saya yakin akan memecahkan semua rekor penayangan untuk Paralimpiade Tokyo 2020," kata Alexis Schaefer selaku Direktur Komersial, Kemitraan, dan Penyiaran IPC dilansir laman resmi Paralimpiade Tokyo.
Dari mitra yang akan menyiarkan persaingan atlet di Paralimpiade Tokyo, NHK dari Jepang menjadi paling banyak dengan lebih dari 540 jam.

Jumlah tersebut, lebih lama dari yang dilakukan Channel 4 yang kala itu menayangkan 500 jam berbagai pertandingan di Paralimpiade London 2012.
Indonesia mengirimkan sebanyak 23 atlet. Mereka akan bertanding dari tujuh cabang olahraga (cabor) di Paralimpiade Tokyo 2020. (FZY)
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.