“Saya punya perasaan buruk ketika saya unggul 12-11 di set ketiga dan Ginting punya dua smash yang melebar. Setelah itu dia terlihat meledak-ledak, bermain dengan luar biasa dan sukses melakukan banyak serangan. Saat itulah saya sepintas berpikir pertandingan ini pasti akan dimenangkan olehnya,” imbuhnya.
Antonsen bukannya menyerah ditengah jalan, namun dia berpikir seperti itu karena melihat Ginting sangat bersemangat dan berbahaya. Rekan satu negara Victor Axelsen itu mengaku menonton pertandingan itu berkali-kali dan tetap memuji penampilan luar biasa lawannya itu.

“Saya tahu saya bisa melakukan sesuatu tapi dia sedang bersemangat dan berbahaya. Saya menonton itu berkali-kali dan tetap berpikir dia bermain dengan sangat luar biasa,” jelas atlet bertinggi 183 cm itu.
“Itu adalah kekalahan paling tipis yang saya alami dari Ginting dibandingkan tiga kekalahan sebelumnya. Untungnya, saya dan Ginting masih muda, jadi saya yakin akan ada banyak kesempatan untuk mengalahkannya suatu saat nanti,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.