Jumlah tersebut ternyata didapatkan dari gabungan medali Taiwan, Hong Kong, dan Makau yang merupakan bagian dari China. Dalam unggahan tersebut, tertulis juga keterangan, “Inilah China yang sebenarnya, lengkap, oke!”
Klaim tersebut pun tak terlalu dianggap serius oleh para netizen di kolom komentar. Mereka memahami bahwa posting-an itu hanyalah bernada satir.
Mayoritas netizen setuju bahwa pengguna Weibo hanya ingin menegaskan bahwa Hong Kong dan Taiwan adalah bagian dari China. Mereka tak bermaksud untuk protes atau mengubah hasil yang telah tercipta.
“Apa?! ini tidak mungkin benar, apakah benar ada orang yang berpikir bahwa kita terpaku pada medali? Ini (Olimpiade) terlalu kecil. Yang ingin kami katakan adalah setiap jengkal wilayah China harus dikembalikan,” kata seorang netizen.
"Blogger itu hanya bermaksud mengatakan bahwa Hong Kong, Makau, dan Taiwan milik China, apa yang terjadi dengan yang lain, saya tidak mengerti. Saya tidak berpikir ada yang salah dengan ini. Ketika kami mengkritik Dee Hsu ( Pembawa acara talk show Taiwan), bukankah kita juga mengecualikan Hong Kong, Makau, dan Taiwan dari China?” tulis pemilik akun lain.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.