Share

Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020 Versi Netizen China: Kalahkan AS hingga Klaim Medali Milik Hong Kong dan Taiwan

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 43 2456369 perolehan-medali-olimpiade-tokyo-2020-versi-netizen-china-kalahkan-as-hingga-klaim-medali-milik-hong-kong-dan-taiwan-vnxLw897zh.jpg Penampakan medali di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

BEIJING – Gelaran Olimpiade Tokyo 2020 telah berakhir, namun masih meninggalkan serba-serbi cerita yang unik. Salah satunya adalah klaim dari warganet atau netizen China terkait peraih juara umum di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka mengklaim bahwa China sebagai juara umum, mengalahkan Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan metode penghitungan total medali yang diterapkan di Olimpiade Tokyo 2020, China memang diketahui berada di peringkat kedua pada klasemen akhir. Negeri Tirai Bambu -julukan China- mengoleksi 88 medali, dengan rincian 38 emas, 32 medali perak, dan 18 perunggu.

Klasemen Olimpiade Tokyo 2020 versi netizen China

China tertinggal dari Amerika Serikat yang akhirnya dipastikan menjadi pemuncak klasemen sekaligus sang juara umum. Negeri Paman Sam -julukan Amerika Serikat- mengoleksi 113 medali yang terdiri dari 39 emas, 41 perak, dan 33 perunggu.

BACA JUGA: Hasil Tesnya di Olimpiade Tokyo 2020 Dinyatakan Positif Gunakan Doping, Sprinter Inggris CJ Ujah Kaget

Namun, hal yang berbeda diunggah oleh netizen China dalam platform microblogging populer, Weibo. Ditampilkan di laman Mothership yang dikutip pada Senin (16/8/2021), China justru memperoleh medali emas yang lebih banyak.

BACA JUGA: Gempa Haiti M7,2: Naomi Osaka Sisihkan Pendapatan demi Bantu Korban Terdampak

Dalam penghitungan mereka, China memiliki empat medali emas tambahan. China menjadi mengoleksi medali sebanyak 42 emas, 37 perak, dan 27 perunggu dengan total 106 medali.

Jumlah tersebut ternyata didapatkan dari gabungan medali Taiwan, Hong Kong, dan Makau yang merupakan bagian dari China. Dalam unggahan tersebut, tertulis juga keterangan, “Inilah China yang sebenarnya, lengkap, oke!”

Klaim tersebut pun tak terlalu dianggap serius oleh para netizen di kolom komentar. Mereka memahami bahwa posting-an itu hanyalah bernada satir.

Aksi atlet China di Olimpiade Tokyo 2020

Mayoritas netizen setuju bahwa pengguna Weibo hanya ingin menegaskan bahwa Hong Kong dan Taiwan adalah bagian dari China. Mereka tak bermaksud untuk protes atau mengubah hasil yang telah tercipta.

“Apa?! ini tidak mungkin benar, apakah benar ada orang yang berpikir bahwa kita terpaku pada medali? Ini (Olimpiade) terlalu kecil. Yang ingin kami katakan adalah setiap jengkal wilayah China harus dikembalikan,” kata seorang netizen.

"Blogger itu hanya bermaksud mengatakan bahwa Hong Kong, Makau, dan Taiwan milik China, apa yang terjadi dengan yang lain, saya tidak mengerti. Saya tidak berpikir ada yang salah dengan ini. Ketika kami mengkritik Dee Hsu ( Pembawa acara talk show Taiwan), bukankah kita juga mengecualikan Hong Kong, Makau, dan Taiwan dari China?” tulis pemilik akun lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini