Greysia Polii/Apriyani Rahayu Cetak Sejarah, Pertajam Rekor dengan Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020?

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 40 2449429 greysia-polii-apriyani-rahayu-cetak-sejarah-pertajam-rekor-dengan-medali-emas-olimpiade-tokyo-2020-wTFxNqojmu.jpg Greysia Polii dan Apriyani Rahayu akan tampil final bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: NOC Indonesia)

GREYSIA Polii/Apriyani Rahayu sudah mencetak sejarah di Olimpiade Tokyo 2020. Pasangan ini menjadi ganda putri pertama Indonesia yang menembus final Olimpiade.

Sebelumnya, pencapaian terbaik ganda putri Indonesia di cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade tersaji di edisi 2016. Saat itu, pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda lolos ke perempatfinal Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

(Kiprah Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo. (Foto: REUTERS)

Sayangnya, di babak tersebut mereka ditumbangkan ganda putri China, Tang Yuanting/Yu Yang, dengan skor 11-21 dan 14-21. Selang lima tahun, Greysia Polii Kembali tampil di Olimpiade.

Datang dengan rekan baru yakni Apriyani Rahayu, keduanya tampil dominan di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia Polii/Apriyani Rahayu keluar sebagai juara Grup A setelah mengalahkan tiga pasangan.

Hebatnya di laga terakhir fase grup, Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengalahkan ganda putri peringkat satu dunia asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dengan skor 24-22, 13-21 dan 21-18.

BACA JUGA: 3 Medali Berpeluang Disabet Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Emas?

Kemudian di perempatfinal, giliran pasangan China, Du Yue/Li Yinhui yang ditumbangkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu dengan skor 21-15, 20-22 dan 21-17. Selanjutnya di semifinal, ganda putri andalan Korea Selatan, Lee So-hee/Shin Seung-chan yang dikalahkan dengan skor 21-19 dan 21-17.

Sekarang, Langkah Greysia Polii/Apriyani Rahayu sudah tiba di final. Di partai final yang dilangsungkan di Musashino Forest Sports Plaza, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan ditantang jagoan China, Chen Qingchen/Jia Yifan.

Chen Qingchen/Jia Yifan

(Chen Qingchen/Jia Yifan lawan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di final Olimpiad Tokyo 2020. (Foto: REUTERS)

Secara rekor pertemuan dalam Sembilan laga, Greysia Polii/Apriyani Rahayu memang kalah dari pasangan China. Tercatat, Greysia Polii/Apriyani Rahayu hanya mendapatkan tiga menang dan enam kalah.

Namun, itu hanya catatan di atas kertas dan apa pun bisa terjadi di lapangan, termasuk melihat Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih kemenangan. Terlebih, dua dari tiga kemenangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu atas Chen/Jia, dicetak di ajang sebesar Kejuaraan Dunia (2018 dan 2019).

Jika Greysia Polii/Apriyani Rahayu memberikan emas bagi Indonesia, ini merupakan emas pertama bagi kontingen Tanah Air di Olimpiade Tokyo 2020. Namun, jika pun gagal, perjuangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu wajib diapresiasi karena sudah memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

Jadi, semangat Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berikan yang terbaik bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini