Jumpa Antonsen di Perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Ogah Sesumbar soal Rekor Pertemuan

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 08:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 40 2448262 jumpa-antonsen-di-perempatfinal-olimpiade-tokyo-2020-anthony-ogah-sesumbar-soal-rekor-pertemuan-36Twgy5Xy2.jpg Anthony Sinisuka Ginting saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, bakal dihadapkan dengan pemain Denmark, Anders Antonsen, di perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020. Jelang laga tersebut, Anthony pun tak mau sesumbar soal rekor pertemuan, meski lebih diunggulkan.

Sebagaimana diketahui, Anthony berhasil melangkahkan kaki ke partai perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020 usai bermain apik di babak 16 besar. Tunggal putra peringkat lima dunia itu melibas wakil tuan rumah, Kanta Tsuneyama, dengan straight game, 21-18 dan 21-14.

Anthony Sinisuka Ginting

Di babak perempatfinal, Anthony akan dihadapkan dengan Anders Antonsens. Wakil Denmark itu melenggang ke perempatfinal usai memperoleh kemenangan meyakinkan dari wakil Inggris, Toby Penty, dengan skor 21-13 dan 21-13.

BACA JUGA: Perjuangan Pebulu Tangkis Guatemala Kevin Cordon, dari Tak Punya Uang Sampai Lolos ke Perempatfinal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

Di atas kertas, Anthony pun diunggulkan melawan Antonsen. Sebab, dia memiliki rekor baik selama tiga kali pertemuan mereka. Pemain kelahiran Cimahi ini membuka kemenangan pertama saat berjumpa di 16 besar Malaysia Masters 2018 dengan skor 21-14 dan 21-14.

BACA JUGA: Kento Momota Melempem di Olipimade Tokyo 2020, Anthony Ginting: Dia Lagi Sial

Pertemuan berikutnya terjadi satu tahun setelahnya di China Open 2019. Saat itu, Anthony menang rubber game dengan skor 18-21, 21-5, dan 21-4. Setelah itu, pertemuan terakhir pada Januari 2020 di partai puncak Indonesia Masters, dia menang dengan skor 17-21, 21-5, dan 21-9.

Meski selalu menang, Anthony tak mau menjadikan itu sebagai patokan di laga berikutnya. Sebab, dia melihat perkembangan Antonsen yang semakin baik dan tentu mengalami perubahan yang meski diwaspadai.

"Saya memang unggul head to head 3-0 tapi saya tetap harus waspada dengan permainan dia, apalagi kami sudah lama tidak bertemu pasti akan ada perubahan," kata Ginting dikutip dari rilis PBSI yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (30/7/2021).

Anthony Sinisuka Ginting

Anthony pun memiliki jeda satu hari sebelum partai tersebut terselenggara. Dia akan memanfaatkan hal itu untuk istirahat sekaligus mempelajari permainan Antonsen.

"Besok ada jeda satu hari akan saya gunakan untuk recovery sambil mempelajari permainan Antonsen," lanjut sang pemain.

Anthony kini menjadi satu-satunya harapan Indonesia di nomor tunggal putra untuk mendulang medali. Sebab, Jonatan Christie harus tersingkir di tangan wakil China Shi Yuqi dengan skor 11-21 dan 9-21.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini