Intip Profil Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang Kalahkan Marcus/Kevin di Perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020

Cikal Bintang, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 40 2447839 intip-profil-aaron-chia-soh-wooi-yik-yang-kalahkan-marcus-kevin-di-perempatfinal-olimpiade-tokyo-2020-8rfTjYFKEJ.jpg Aaron Chia/Soh Wooi Yik bermain di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Ganda putra asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menyedot perhatian besar publik dunia, khususnya pencinta olahraga bulu tangkis karena baru saja mendulang hasil mengejutkan. Pasangan ini sukses mengalahkan ganda putra peringkat satu dunia asal Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, di babak perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020.

Bermain di lapangan dua Musashino Forest Plaza, Kamis (29/7/2021) pagi WIB, Aaron/Soh menang dua set langsung. Laga rampung dengan skor 21-14 dan 21-17.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Hasil ini terbilang mengejutkan karena secara statistik The Minions -julukan Marcus/Kevin- unggul jauh dari pasangan Malaysia tersebut. Marcus/Kevin berhasil memenangkan tujuh pertandingan berturut-turut atas duo Malaysia tersebut di semua kompetisi.

Sayangnya, tren positif itu harus terhenti di Olimpiade Tokyo 2020. Lalu, bagaimana profil dan sepak terjang Aaron Chia/Soh Wooi Yik selama ini di dunia bulu tangkis? Yuk, intip bersama.

Aaron Chia yang lahir di Malacca, Malaysia, pada 24 Februari 1997 diketahui sudah bermain bulu tangkis sejak usia belia. Dia pun terus mempertahankan kiprahnya di dunia tepok bulu itu sampai kii berusia 24 tahun.

Aaron Chia

Sementara itu, pasangannya, Soh Wooi Yik merupakan kelahiran 17 Februari 1998. Dia lahir di Kuala Lumpur, Malaysia, dan sudah mengenal olahraga bulu tangkis pada umur empat tahun. Ayahnya memegang peranan penting dalam terjunnya Soh Wooi Yik menjadi pebulu tangkis.

BACA JUGA: Singkirkan Marcus/Kevin dari Olimpiade Tokyo 2020, Aaron/Soh Masih Tak Percaya

Kiprah kedua pebulu tangkis ini pun dimulai dari Kejuaraan Dunia Junior pada 2016. Sayangnya, pasangan ini terhenti pada babak keempat turnamen tersebut.

BACA JUGA: Tekanan Besar Jadi Penyebab Utama Marcus/Kevin Gagal Sumbang Medali di Olimpiade Tokyo 2020

Keduanya kemudian sempat terpisah selama hampir setahun. Namun begitu, Aaron/Soh akhirnya kembali berduet kala tergabung dalam skuad Tim Nasional (Timnas) Bulu Tangkis Malaysia pada 2017.

Sepanjang 2017 hingga 2018, langkah duo Malaysia tersebut harus terhenti di babak final kompetisi setingkat Internasional Series dan Challenge. Prestasi Aaron/Soh sendiri baru terlihat kala berlaga di turnamen All England pada 2019.

Saat itu, duo Malaysia tersebut berhasil mencapai babak final. Akan tetapi, harapannya meraih gelar kembali pupus ketika mereka dihentikan oleh pasangan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dengan skor 11-21, 21-14 dan 12-21.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik

Tak berhenti sampai di situ, nama Aaron/Soh kembali menjadi sorotan kala menyabet medali emas di SEA Games 2019. Duo Malaysia itu berhasil mengalahkan wakil Thailand, Bodin Isara/Maneepong Jongjit, dengan skor 18-21, 21-15 dan 21-16.

Saat ini, Aaron/Soh menempati ranking kesembilan dunia menurut Badminton World Federation (BWF). Mereka pun punya kesempatan untuk menorehkan prestasi fantastis di pentas Olimpiade Tokyo 2020. Sebab kini, mereka sudah menjejakkan kaki ke babak semifinal ganda putra cabor bulu tangkis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini