Pembagian kondom di Olimpiade Tokyo 2020 sendiri memang sempat menuai kontroversi. Meski pada akhirnya pembagian tersebut dimaksudkan sebagai suvenir, langkah ini tetap dianggap tidak sejalan dengan situasi pandemi Covid-19 yang selalu menekankan adanya pembatasan sosial.
Sebelumnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah mengemukakan alasan tentang adanya tradisi pembagian kondom sebagai platform promosi. Mereka berharap para atlet bisa menyadari tentang bahayanya penyakit menular seksual yaitu HIV.

Sementara itu, keputusan lain juga telah dibuat pihak penyelenggara terkait minuman alkohol. Berbeda dengan kondom, minuman beralkohol akan tersedia di kampung atlet. Dengan begitu, mereka dibebaskan untuk memanfaatkannya selama kompetisi berlangsung.
Olimpiade Tokyo 2020 sendiri akan segera digelar. Tepatnya, pesta olahraga itu akan berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.
(Ramdani Bur)