Perenang Ini Menolak Divaksin, Alasannya Takut Performa Menurun di Olimpiade Tokyo 2020

Cikal Bintang, Jurnalis · Sabtu 10 Juli 2021 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 10 43 2438708 perenang-ini-menolak-divaksin-alasannya-takut-performa-menurun-di-olimpiade-tokyo-2020-PkMGH44Z1j.jpg Michael Andrew, atlet renang asal AS menolak divaksin karena takut performanya turun. (Foto/Reuters)

NEW YORK – Seorang atlet renang asal Amerika Serikat, Michael Andrew, menolak divaksin karena alasan pribadi. Ia takut performanya menurun saat berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

Andrew untuk pertama kalinya akan mewakili AS di Olimpiade. Sebelumnya, ia pernah menjadi juara dunia nomor 100 meter gaya ganti perorangan di FINA World Swimming Championsip di Kanada pada 2016 silam.

Foto/Reuters

Sedangkan di Olimpiade Tokyo 2020, Andrew akan berlomba dala beberapa nomor. Ia akan bertanding dalam nomor 100 meter gaya dada, 200 meter gaya ganti perorangan dan 50 meter gaya bebas.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Digelar Tanpa Penonton, Presiden IOC: Sangat Disayangkan

Menjelang Olimpiade Tokyo yang akan bergulir pada 24 Juli mendatang, Andrew menolak menerima vaksin. Dia khawatir reaksi yang akan ditimbulkan vaksin bisa mempengaruhi performanya.

Baca juga: Lewat Protokol Kesehatan yang Ketat, Indonesia Kirim 28 Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020

"Alasan saya di baliknya adalah pertama, pada saat terakhir saya tidak ingin memasukkan apa pun ke dalam tubuh saya yang saya tidak tahu bagaimana saya akan bereaksi," kata Andrew dilansir dari Reuters, Sabtu (10/7/2021).

“Sebagai seorang atlet di level elit, semua yang kami lakukan sangat diperhitungkan. Bagi saya dalam siklus latihan dan terutama di uji coba, saya tidak ingin mengambil risiko hari libur, karena ada periode di mana jika Anda mengambil vaksin, Anda harus berurusan dengan beberapa hari libur,” tambahnya.

Namun begitu, Andrew mengatakan akan mematuhi setiap protokol kesehatan yang sudah ditentukan pihak penyelenggara. Terlebih, hal tersebut diperlukan untuk menjaga dirinya agar tidak tertular virus Covid-19.

Foto/Reuters

“Banyak melakukan tes, memakai maske dan menjaga jarak. Selain itu, jelas menjauh dari keramaian, semuanya seperti itu,” lanjut Andrew.

Sekedar informasi, pihak penyelenggara memang tidak mewajibkan para atlet yang mengikuti olimpiade untuk divaksin. Akan tetapi, mereka akan memperketat pengawasan terhadap potensi penyebaran Covid-19, serta memperketat aturan protokol kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini