Nurul Akmal dan Rio Waida Jadi Pembawa Bendera Merah Putih di Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 08 Juli 2021 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 43 2437638 nurul-akmal-dan-rio-waida-jadi-pembawa-bendera-merah-putih-di-pembukaan-olimpiade-tokyo-2020-PokWlXzMrn.jpg Peselancar Indonesia, Rio Waida. (Foto: Ist)

TOKYO – Atlet angkat besi, Nurul Akmal dan peselancar Rio Waida dipastikan akan menjadi dua orang perwakilan Tanah Air yang akan memimpin kontingen Indonesia saat pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli 2021. Hal itu disampaikan langsung oleh Chef de Mission, Rosan P Roeslani.

Dalam keterangan yang dipaparkan Rosan saat menghadiri jumpa pers online bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum (Ketum) Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, Nurul dan Rio dipercaya untuk memimpin saat pembukaan di Tokyo.

Jadi, dapat dipastikan Nurul dan Rio bakal berada di paling terdepan saat memperkenalkan Indonesia di hadapan dunia dalam defile atau parade pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli 2021 nanti. Untuk kostumnya sendiri, Rosan mengungkapkan para atlet Indonesia akan memakai pakaian yang simpel alias sederhana.

Baca Juga:Indonesia Berangkatkan 28 Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020, Presiden Jokowi: Rakyat Menaruh Harapan Besar

Bikin Bangga, Peselancar Rio Waida Lolos Olimpiade Tokyo

Para atlet nantinya hanya memakai jas dengan nuansa sporty dan tentunya dengan dominasi warna putih dan dipadu dengan warna merah. Seperti bendera kebangsaan Indonesia, Merah Putih.

“Rencananya kita ada dua atlet, dua orang, putra dan putri, sebagai pembawa bendera. Satu adalah Nurul Akmal dan satu lagi adalah Rio Waida. Saya sendiri juga simpel saja memakai pakaian Betawi, Bukan kebetulan saya orang Betawi tapi karena itu cukup simpel,” ujar Rosan, Kamis (8/7/2021).

Sementara itu, Rosan juga memastikan bahwa tak semua atlet dari 28 atlet yang dikirimkan ke Olimpaide Tokyo 2020 akan hadir di parede pembuka. Sebab Rosan memastikan atlet yang akan tampil dikeesokan harinya setelah pembukaan, yakni tanggal 24 Juli 2021, akan diberikan waktu istirahat.

Tentunya Rosan tak mau para atlet jadi kelelahan jika memaksa untuk mengikuti parade atau defile Olimpiade Tokyo 2020.

“Untuk para atlet, tidak semua kita ikut sertakan defile karena juga terbatas. Terutama untuk atlet yang akan bertanding keesokan harinya tanggal 23 tidak kami ikutsertakan. Karena memastikan kondisi mereka fit (saat bertanding),” sambungnya.

“Adapun kostum (pakaian) atlet saat defile, kita mengenakan jas tapi yang sporty dengan kombinasi warna putih dan merah. Sesuai dengan bendera kita Merah Putih,” lanjut CdM Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 tersebut.

Para atlet Indonesia sendiri telah resmi dilepaskan menuju Jepang untuk mengikuti ajang Olimpiade Tokyo 2020 pada hari ini, Kamis (8/7/2021). Mereka akan berjuang di pesta olahraga terbesar di dunia itu sedari 23 Juli sampai 8 Agustus 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini