KOI Harapkan Kehadiran Presiden Jokowi di Upacara Pelepasan Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 01:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 43 2434132 koi-harapkan-kehadiran-presiden-jokowi-di-upacara-pelepasan-atlet-ke-olimpiade-tokyo-2020-Oq4cjCsThV.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: OKEZONE)

JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memberikan komentar soal seremoni pelepasan atlet Indonesia yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020. KOI sangat berharap dengan kehadiran Presiden Joko Widodo dalam acara pelepasan atlet ke Olimpiade Tokyo 2020.

“Pengukuhan dilakukan oleh Menpora (Zainudin Amali). Selanjutnya, jika presiden berkenan, kami berharap beliau bisa melepas kontingen Indonesia. Namun kami akan menghargai keputusan apa pun dari presiden mengingat situasi Jakarta dan sekitarnya saat ini terkait COVID-19,” kata Sekretaris Jenderal KOI Ferry J Kono dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

KOI sebelumnya telah menjadwalkan pelepasan kontingen Indonesia bisa dilaksanakan pada 5 Juli mengingat tim bulu tangkis akan bertolak ke Tokyo pada 8 Juli untuk menjalani pemusatan latihan (TC).

Presiden Jokowi

Namun, Sekretaris Jenderal KOI, Ferry J Kono, mengatakan belum bisa memastikan jadwal yang pasti karena pihaknya masih menunggu kabar dari Istana Negara soal kesediaan presiden.

Baca Juga: Dukung PPKM Darurat, Menpora Hentikan Sementara Seluruh Kegiatan Olahraga

Dia juga mengaku tengah mematangkan konsep pengukuhan dan pelepasan tim Indonesia dalam situasi PPKM Darurat. KOI juga masih berkoordinasi dengan Kemenpora terkait hal ini.

“Apa pun konsepnya, yang terpenting tidak mengurangi esensi pengukuhan dan pelepasan yakni Kontingen Indonesia meminta doa restu dari presiden dan seluruh masyarakat Indonesia untuk atlet-atlet yang akan tampil di Tokyo sehingga motivasi mereka bisa bertambah untuk menembus limit yang mereka miliki,” tambah dia.

Acara pelepasan atlet oleh presiden sudah menjadi sebuah tradisi, baik SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Namun tingginya jumlah kasus COVID-19 saat ini dinilai terlalu sulit untuk tetap melaksanakan tradisi tersebut karena berpotensi menimbulkan kerumuman.

Olimpiade Tokyo 2020

Secara terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pun belum bisa memastikan acara pelepasan bisa dilakukan secara tatap muka. Namun apabila memang harus dilakukan secara virtual, kata Zainudin, itu tidak akan mengurangi esensi dukungan dari presiden.

Baca Juga: Jelang Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Pelatih Akui Praveen/Melati Punya Motivasi Lebih

“Namun itu jika kondisinya normal. Saat ini kondisinya kan sedang pandemi. Kita semua harus tahu kalau penyebaran virus corona varian baru ini sangat cepat,” kata Zainudin dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Kamis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini