Dukung PPKM Darurat, Menpora Hentikan Sementara Seluruh Kegiatan Olahraga

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 43 2433894 dukung-ppkm-darurat-menpora-hentikan-sementara-seluruh-kegiatan-olahraga-sRxy09TU81.jpg Menpora Zainudin Amali. (Foto: Kemenpora)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali mulai 3-20 Juli 2021 untuk mencegah penyebaran virus corona yang dalam beberapa hari terakhir semakin meningkat.

Untuk mendukung program pemerintah itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun memutuskan untuk menunda sementara segala kegiatan olahraga yang berada di daerah PPKM Darurat tersebut. Kegiatan yang dihentikan pun hanyalah yang berpotensi menimbulkan kerumunan saja.

Seperti yang dikatakan Menpora Zainudin Amali, pihaknya akan mendukung penuh keputusan Pemerintah Pusat Republik Indonesia yang bakal memberlakukan PPKM Darurat di Jawa dan Bali. Karena itulah segala kegiatan olahraag yang menimbulkan keramaian seperti kompetisi sepakbola Liga 1 pada akhirnya ditunda.

Baca Juga: Menpora Tepis Tunjuk Nagita Slavina sebagai Ikon PON Papua, Zainudin Amali: Kami Akan Cari Penggantinya

Menpora Zainudin Amali

“Dalam kaitan dengan kegiatan olahraga, saya ingin menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan yang ada dihentikan (untuk sementara waktu), terutama yang menimbulkan kerumunan. Karena itu peraturan yang ada di PPKM,” kata Zainudin Amali, saat jumpa pers secara online, Kamis (1/7/2021).

Kendati begitu, Menpora Zainudin memberikan sedikit perlakuan khusus kepada para atlet dan cabang olahraga (cabor) yang akan akan tampil di ajang Olimpiade Tokyo 2020 pada 24 Juli 2021 untuk tetap menjalankan latihan di tengah PPKM Darurat.

Zainudin membolehkan kegiatan latihan tetap dilakukan kepada cabor yang mengikuti ajang Olimpiade di Tokyo tersebut dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti diberlakukannya sistem buble. Ia berharap para atlet dan pelatih bisa menjaga diri baik-baik agar bisa membela Indonesia di pesta olahraga multievent terbesar di dunia tersebut.

“Tetapi, khusus untuk mereka yang saat ini sedang bersiap menuju ke Olimpiade Tokyo 2020, seperti halnya bulu tangkis yang berada di Cipayung, kemudian angkat besi yang berada di tempatnya Marinir, dan lain-lain, yakni atlet-atlet yang sudah lolos kualifikasi harus tetap akan berlatih,” tambah Zainudin.

“Tentu itu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang amat ketat. Baik oleh pelatih dan para atletnya. Karena saya kira menjelang beberapa hari keberangkatan (ke Tokyo), pasti semua menjaga diri,” kata Zainudin.

Infografis PPKM Mikro

Jadi, intinya Kemenpora hanya akan menunda sementara segala kegiatan olahraga yang menimbulkan keramaian untuk mendukung program PPKM Darurat, seperti halnya kompetisi Liga 1 2021. Untuk para atlet yang akan tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Menpora memberikan pengecualian asal tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

“Saya kira mereka (para atlet) pasti menjaga dengan sebaik-baiknya. Tetapi kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu dihentikan. Sebagai contoh kompetisi sepakbola. Bahkan keputusan itu (menunda Liga 1) sudah langsung diputuskan oleh PSSI dan PT LIB. Tanpa kami (Kemenpora) minta, mereka sudah mengumumkan bahwa kompetisi dihentikan sementara,” tutup Menpora Zainudin Amali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini