Jonathan Rea Kenang Momen Keberhasilannya Jinakkan Valentino Rossi di MotoGP

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 38 2425626 jonathan-rea-kenang-momen-keberhasilannya-jinakkan-valentino-rossi-di-motogp-Hj6l1B5bnc.jpg Jonathan Rea (Foto: Twiiter/@jonathanrea)

LONDON – Pembalap papan atas Superbike, Jonathan Rea, mengenang masa-masa dirinya mengalahkan Valentino Rossi kala tampil di MotoGP 2012 lalu. Rea merasa bahwa usaha kerasnya untuk tampil di MotoGP 2012 akhirnya terbayarkan.

Sebagaimana diketahui, Rea memang berkesempatan untuk tampil di MotoGP 2012. Rea diminta oleh manajemen Tim Repsol Honda sebagai pembalap mereka guna menggantikan Casey Stoner yang mengalami cedera engkel.

Jonathan Rea

Padahal pada saat itu, Rea sendiri sedang tampil di Superbike seri Rusia, namun ia diminta untuk pergi ke Sirkuit Brno untuk menjalani tes. Gara-gara waktunya sangat mepet, Rea hanya menjalani uji coba di atas motor RC213V pada siang hari dan dalam beberapa jam saja.

Tekanan yang dirasakan oleh Rea kala tampil di MotoGP 2012 memang terasa sangat berat. Pasalnya, pembalap asal Irlandia Utara tersebut harus menjalani balapan antara Superbike dan MotoGP secara bergantian dalam lima pekan.

Baca Juga: Valentino Rossi Terpuruk di MotoGP 2021, Parrish: Dia Sudah Tua

Meski terasa sangat berat, Rea sendiri mengaku sangat menikmati jadwal padat yang dialaminya tersebut. Terlebih ketika menjalani balapan di MotoGP Aragon 2012, berhasil finis di depan Rossi yang merupakan idolanya.

“Waktu itu rasanya stres sekali, karena saya menjalani sepekan di Superbike dan sepekan di MotoGP. Itu periode yang gila, tapi saya menikmatinya,” jelas Rea, sebagaimana dilaporkan oleh GPOne, Selasa (15/6/2021).

“Saya masih ingat betul pada saat itu saya berada di Moskow untuk balapan di Superbike kala mendapatkan panggilan. Saya pun terbang ke Brno untuk uji coba pada siang hari, dan saya tertinggal tiga detik,” sambungnya.

“Beruntungnya usaha keras saya itu terbayarkan. Sebab saya berhasil menyelesaikan balapan (MotoGP Araggon) di depan Vale, pahlawan saya! Crew chief saya kala itu Giulio Nava, crew chief Alvaro Bautista sekarang.”

Jonathan Rea

“Semalam sebelum balapan, ia bilang Vale merasa saya bisa merebut posisi 7-8, dan itu menakjubkan! Memori yang menyenangkan. Sayang, tak ada kans lagi balapan di MotoGP, tapi saya punya keluarga hebat di Kawasaki,” imbuh pembalap berusia 34 tahun tersebut.

Baca Juga: Pembalap Muda Harus Contoh Semangat Valentino Rossi di Lintasan

Setelah itu, Rea sendiri memang berhasil menjalani kariernya dengan gemilang di ajang Superbike. Pasalnya Rea berhasil menyabet enam gelar juara dunia Superbike, yang ditorehkannya secara beruntun dari 2015 hingga 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini