Valentino Rossi Akan Pensiun Usai MotoGP Jerman atau Belanda 2021, Ini Jawaban sang Ayah

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 38 2424641 valentino-rossi-akan-pensiun-usai-motogp-jerman-atau-belanda-2021-ini-jawaban-sang-ayah-jP5U0NcGNs.jpg Valentino Rossi. (Foto/MotoGP)

ROMA Valentino Rossi dikabarkan akan mengakhiri sepak terjangnya di arena balap primer sebelum musim MotoGP 2021 berakhir. Dia disebut-sebut akan pensiun setelah MotoGP Jerman atau Belanda mendatang.

The Doctor—julukan Valentino Rossi—dirumorkan akan meninggalkan MotoGP sebelum musim 2021 berakhir. Isu muncul karena penampilan pembalap asal Italia itu yang terus menurun.

Foto/MotoGP

Rossi merupakan salah satu pembalap hebat pada zamannya. Dia meraih titel juara dunia sebanyak sembilan kali, tujuh di antaranya di kelas MotoGP.

Baca juga: Meski Pensiun, Valentino Rossi Tetap Ikon MotoGP

Namun, kehebatannya dalam mengendari motor di kelas primer sudah menurun dalam beberapa tahun terakhir. Dia terakhir menjadi juara dunia pada 2009 silam.

Baca juga: Tak Mampu Bersaing Lagi, Valentino Rossi Lebih Baik Pensiun dari MotoGP

Bahkan dia tak memenangi lomba sejak 2017. Meski demikian pembalap berusia 42 tahun itu tak juga memutuskan pensiun.

Pada MotoGP 2021 Rossi juga belum bertaji. Rossi yang kini memperkuat tim Yamaha Petronas SRT berada di urutan ke-19 klasemen dengan meraih 15 poin.

Rossi kemudian dikabarkan akan metuskan pensiun setelah MotoGP Jerman yang akan berlangsung pada 20 Juni mendatang atau MotoGP Belanda pada 27 Juni nanti.

Namun, ayah Rossi, Graziano Rossi menjelaskan bahwa situasi anaknya sedang sulit. Dia punya harapan agar anaknya mengakhiri kariernya sebagai pembalap dengan memberikan penampilan yang gemilang.

“Ini adalah situasi yang sangat sulit. Saya pikir seperti yang sudah dikatakan Vale berkali-kali, dia akan memutuskan setelah Assen (MotoGP Belanda) apakah akan melanjutkan atau tidak,” ujarnya mengutip Moto.it, Senin (14/6/2021).

Foto/MotoGP

“ Saya masih berharap antara Sachsenring (motogp Jerman) dan Assen dia akan menjadi pembalap cepat lagi. Seberapa tinggi harapan saya? Saya tidak tahu. Tentu saja saya ingin dia mengakhiri musim sebagai pembalap yang cepat. Biarkan dia mempercepat dua balapan berikutnya, di Sachsenring dan kemudian di Assen ”, kata ayahnya.

“Akan mudah untuk mengakui bahwa dia tidak lagi tahu cara melaju cepat dan menarik kesimpulan yang diperlukan . Tapi dia melihat kemungkinan untuk tetap cepat dan saya melihatnya terlalu dini di musim ini. Sebaliknya itu tidak terjadi. Bagaimanapun, Anda dapat memahami apa artinya dan betapa sulitnya memutuskan untuk berhenti untuk seseorang seperti ini, yang selalu melakukan satu hal dan melakukannya dengan baik,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini