BAKU – Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen, ogah berleha-leha usai berhasil memenangi balapan Formula One (F1) GP Monaco 2021 pada akhir pekan lalu. Sebab, tugas berat telah menanti di balapan berikutnya, yakni F1 GP Azerbaijan 2021.
Pada akhir pekan ini, para pembalap F1 memang siap kembali beraksi. Verstappen dan kawan-kawan akan tampil di Sirkuit Baku pada Minggu 6 Juni 2021 malam WIB.
Verstappen sejatinya bisa menjadikan kemenangan di F1 GP Monaco 2021 jadi bekal penting untuk mentas di Baku. Tetapi, dia ogah terpaku dengan hal tersebut karena ancaman dari para pembalap Mercedes AMG Petronas dipastikan sudah menantinya.
BACA JUGA: Panas! Verstappen Sindir Hamilton Usai Menangi F1 GP Monaco 2021
Verstappen yakin pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, khususnya Lewis Hamilton, takkan tinggal diam usai mendapat hasil kurang memuaskan pada akhir pekan lalu. Pembalap asal Inggris itu diketahui hanya finis di urutan ketujuh.
BACA JUGA: Hasil F1 GP Monaco 2021: Verstappen Menang, Hamilton Finis Ketujuh
“Treknya oke, tapi mungkin bukan favorit saya kalau boleh jujur. Saya belum pernah naik podium di sana, jadi inilah saatnya untuk mengubahnya. Mari kita lihat seberapa kompetitif kami, saya berharap Mercedes akan kembali kuat di sana,” ujar Verstappen, sebagaimana dikutip dari Crash, Jumat (4/6/2021).
“Itu adalah akhir pekan yang sangat bagus (di Monaco) dan tentu saja saya belum pernah naik podium di sana sebelumnya, jadi sangat menyenangkan bisa menang,” lanjutnya.
“Memimpin kejuaraan terasa menyenangkan, tetapi kami harus melanjutkan perjalanan. Kami memiliki awal yang baik untuk tahun ini, tetapi kami harus terus mendorong karena masih perlu meningkatkan dan melakukan yang lebih baik,” tutur pembalap asal Belanda itu.
Verstappen dan Hamilton memang sudah bersaing ketat dalam memperebutkan gelar juara F1 2021. Persaingan itu bahkan sudah terlihat sejak awal musim 2021.
Keduanya terus bergantian meraih kemenangan dalam balapan. Kini, Verstappen pun baru saja merebut tempat Hamilton di puncak klasemen sementara.
(Rachmat Fahzry)