3 Atlet Taekwondo Indonesia Gagal Ikut Kualifikasi Olimpiade Tokyo

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 22 Mei 2021 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 22 43 2413952 3-atlet-taekwondo-indonesia-gagal-ikut-kualifikasi-olimpiade-tokyo-pXl609R667.jpg Suasana pertandingan cabang olahraga Taekwondo. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Sebanyak tiga atlet taekwondo Indonesia, yakni Mariska Halinda, M. Bassa Raihan dan Adam Yazid dikabarkan gagal ikut Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar di Yordania. Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, ketiganya gagal bertarung karena kendala teknis saat pendaftaran.

Sejatinya, ketiga nama di atas baru selesai menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan (Korsel). Selesai pemusatan latihan di Korea Selatan, Mariska Halinda yang turun di kelas -49 kilogram (kg) putri, M Bassam Raihan di kelas -58 kg putra, dan Adam Yazid di kelas -68 kg putra, langsung turun dalam kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 di Yordania pada 21 dan 22 Mei 2021.

Taekwondo

(Ilustrasi pertandingan taekwondo. (Foto: PBTI)

Dari ketiga atlet taekwondo di atas, Mariska jadi yang paling berpeluang lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu berdasarkan pengalaman dan fisik yang dimiliki Mariska.

Sejauh ini, Okezone sudah mengontak Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk menanyakan perihal kejadian di atas. Sayangnya, belum ada respons dari PBTI.

Satu hal yang pasti, jika batal bertanding dan gagal lolos, kegagalan ini membuat Indonesia tak mempunyai atlet taekwondo untuk berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Semenjak cabang olahraga ini dipertandingkan pada 1992 (eksibisi), atlet taekwondo Indonesia cuma berlaga di Olimpiade Sydney 2000 dan Olimpiade Athena 2004.

BACA JUGA: Macam-Macam Beladiri dan Penjelasannya

Di Olimpiade 2000, Indonesia diwakilkan Juana Wangsa Putri. Sementara pada Olimpiade 2004, gliran Juana Wangsa Putri dan Satrio Rahadhani yang ambil bagian.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini