Motor Honda Kesulitan Bersaing, Marquez Cari Solusi

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 04:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 38 2406917 motor-honda-kesulitan-bersaing-marquez-cari-solusi-XxUGlx61Fs.jpg Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (Foto: MotoGP)

JEREZ - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez menjadi perhatian setelah comeback dari cedera di MotoGP 2021. Marquez tepatnya kembali ke lintasan pada balapan seri ketiga musim ini.

Sayangnya, Marquez terlihat cukup kesulitan untuk bersaing dengan para pembalap saat ini. Rider berjuluk The Baby Alien itu juga merasa motor RC213V milik Honda punya beberapa kekurangan dari motor pabrikan lain di MotoGP 2021.

 

“Saya punya kesempatan mengikuti Stefan (Bradl), Pol (Espargaro) serta Johann (Zarco) dalam beberapa lap,” ujar Marquez dilansir dari laman Motorsport, Jumat (7/5/2021).

"Dan di mana kami kehilangan lebih banyak adalah di tengah tikungan. Jadi, di situlah biasanya jika Anda ingin berkendara dengan cepat dan konsisten, di situlah Anda harus kuat dan di situlah kami kehilangan lebih banyak," lanjutnya.

Baca juga: Mirip Yamaha, Fairing Baru Honda Jadi Sorotan di Tes Pascabalap MotoGP Jerez 2021

“Jadi, kami perlu mencari penyebabnya. Sekarang kami mencoba menganalisis semua hal. Maksud saya, bagi saya kunci akhir pekan ini adalah kondisi fisik saya meningkat pesat dibandingkan dengan Portimao," ujarnya lagi.

Marquez sendiri hanya finis di posisi kesembilan saat mentas di balapan seri keempat musim ini. Beberapa hal jadi sorotan The Baby Alien termasuk performa motor Honda yang dinilainya semakin sulit untuk bersaing dengan motor dari pabrikan lain.

"Memang benar, bahwa makin sulit untuk menyalip karena setiap pembalap melaju dengan sangat cepat dan sekarang ada perangkat holeshot,” kata Marc Marquez usai balapan.

“Jauh lebih sulit untuk menyalip karena di trek lurus mereka melaju lebih kencang. Saat Anda mencapai waktu pengereman, ruang untuk menyalip terlalu sempit. Semua itu mempengaruhi,” jelas Juara Dunia MotoGP 2019 tersebut.

Marquez sebenarnya berharap dapat mengevaluasi lebih cepat motornya saat tes Jerez. Namun, rasa sakit di leher akibat kecelakaan pada FP3, memaksanya menuntaskan uji coba lebih awal.

“Jadi, kami tidak tes. Kami baru melakukan satu run dan ketika run kedua, saya sudah merasakan sesuatu,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini