Ferrari dipastikan turun lagi pada ajang WEC seiring masuknya kategori hypercar mulai 2021. Keputusan WEC memasukkan kelas hypercar memang dimaksudkan untuk menarik perhatian pabrikan otomotif terkemuka seperti Ferrari.
“Dengan program hypercar di ajang Le Mans, Ferrari sekali lagi ingin menegaskan komitmen dan determinasinya untuk menjadi protagonis dalam ajang balapan berskala global,” tegas John Elkann, dikutip dari ESPN.

Sekadar informasi, Ferrari sudah tidak pernah berpartisipasi dalam ajang balapan Le Mans 24 Jam sejak 1973. Pun begitu, mereka termasuk salah satu pabrikan tersukses dengan merebut sembilan kali gelar juara. Kemenangan terakhir diraih The Prancing Horse pada 1969.
Jika benar, maka Charles Leclerc akan mengikuti jejak sejumlah pembalap atau eks pembalap F1 yang ikut ambil bagian dalam ajang Le Mans 24 Jam. Sebelumnya, ada Nico Hulkenberg yang berstatus pembalap aktif di F1, tetapi ikut dalam Le Mans 24 Jam pada 2015.
(Ramdani Bur)