Vinales Akui Harus Tampil Gila untuk Lawan Ducati

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 38 2390303 vinales-akui-harus-tampil-gila-untuk-lawan-ducati-NYNMhUT8Ij.jpg Pembalap Yamaha, Maverick Vinales (Foto: MotoGP)

DOHA – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, tidak bisa melupakan balapan MotoGP Doha 2021 yang berlangsung akhir pekan lalu begitu saja. Sebab, ia masih terngiang-ngiang dengan perjuangannya melawan para pembalap Ducati.

Dalam balapan yang dihelat di Sirkuit Losail, Qatar, tersebut Vinales sebenarnya tidak memulai dengan baik. Vinales yang menjadi pemenang pada seri perdana MotoGP 2021, justru harus terlempar keluar 10 besar dalam balapan kedua ini.

Baca juga: Baru Lakoni Dua Seri Balapan, Valentino Rossi Tak Mau Disebut Gagal

Kendati demikian, Vinales mampu bangkit dan mengejar ketertinggalannya. Ia bahkan sempat berduel untuk memperebutkan posisi ketiga dengan pembalap Pramac Ducati, Jorge Martin, yang hampir di sepanjang balapan berada di depan.

Jorge Martin

Sayangnya, Vinales harus kalah dalam pertarungan melawan Jorge Martin dan harus puas finis kelima. Meski begitu, Vinales menerangkan bahwa bukan hal yang mudah untuk bisa menyaingi para pembalap Ducati, utamanya di Sirkuit Losail.

Baca juga: Telat Ubah Set-up Bikin Valentino Rossi Memble di MotoGP Doha 2021

Pada sektor terakhir Sirkuit Losail pasalnya terdapat trek lurus panjang yang menjadi keunggulan motor balap Ducati, Desmosedici. Maka dari itu, untuk bisa mengimbangi kecepatan mereka, Vinales merasa dituntut untuk tampil menggila.

"Itu bukan masalah cengkeramannya. Saya sering memaksa motornya. Pada tiga lap terakhir, saya menuntut terlalu banyak dari motor Yamaha. Lain kali saya akan lebih lembut seandainya memang saya perlu melawan,” aku Vinales, dinukil dari Crash, Selasa (6/4/2021).

"Dengan Ducati, Anda harus agresif, terkadang Anda harus gila. Itulah yang saya coba lakukan. Tapi saya tidak mendapatkan referensi dari mana Jorge mengerem. Saya terlambat mengerem,” jelas pembalap berjuluk The Top Gun itu.

"Saya benar-benar terpaku padanya. Untuk menghindari menyentuhnya, saya langsung pergi dan dari sana saya kehilangan podium. Tapi tidak, dengan semua yang saya senangi,” sambung Vinales.

Maverick Vinales

Meski gagal podium, namun Vinales menilai motor balap Yamaha masih bisa menjadi lebih baik lagi. Itulah mengapa The Top Gun memandang datangnya balapan seri berikutnya dengan rasa percaya diri.

“Potensinya ada di sana. Saya merasa hebat. Saya pikir tim sedang bekerja dengan cara yang benar. Sekarang saatnya saya untuk memperbaiki diri," pungkas Vinales.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini