Gagal Bersinar di MotoGP Qatar 2021, Miller Akui Telat Panas di Awal Balapan

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Selasa 30 Maret 2021 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 38 2386347 gagal-bersinar-di-motogp-qatar-2021-miller-akui-telat-panas-di-awal-balapan-cnJIP2Bmen.jpg Pembalap Ducati Lenovo, Jack Miller (Foto: MotoGP)

DOHA – Jack Miller meraih hasil kurang memuaskan saat mentas pada seri perdana MotoGP 2021. Rider Ducati Lenovo itu hanya berada di posisi kesembilan pada balapan yang berlansung di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu 28 Maret 2021.

Padahal, Miller jadi salah satu pembalap yang diprediksi bakal bersinar di balapan awal musim ini. Hal tersebut tidak terlepas dari performa yang ia tunjukkan pada tes pramusim kemarin.

Pembalap berpaspor Australia itu beberapa kali berhasil mencatatkan diri sebagai rider tercepat di sesi tes pramusim. Sayang, tren positif itu rupanya tak mengikutinya saat mentas di seri MotoGP Qatar 2021.

Baca juga: Meski Kecewa Gagal Podium di Qatar, Miller Tetap Temukan Hal Positif

Usai balapan, Miller mengaku ini bukanlah hasil yang ia harapkan. Salah satu yang jadi kesalahan yang ia sadari adalah gaya membalapnya yang kurang agresif pada beberapa putaran awal.

Tidak hanya itu, faktor penggunaan ban lunak juga cukup membuatnya kesulitan pada balapan kali ini. Sirkuit Losail sendiri dikenal memiliki kontur aspal yang kasar sehingga para pembalap dituntut untuk pintar-pintar menjaga kondisi ban mereka hingga akhir balapan.

"Saya tak terlalu agresif di awal, tapi pada 12-14 lap terakhir, saat Maverick menyalip, saya bilang, 'Kini saatnya meningkatkan ritme',” ujar Miller seperti dilansir dari laman Speedweek, Selasa (30/3/2021).

“Saya bisa mencapai 1 menit 55 detik rendah selama beberapa lap, dan kemudian 'boom', ritme saya mentok dan mulai kehilangan ban belakang di tengah tikungan,” lanjutnya.

"Kini saya ada di tim pabrikan, saya tak mau finis kesembilan, namun hanya itu 'kartu' yang kami punya hari ini. Ini lebih baik daripada tanpa poin. Enam poin lebih baik daripada tidak sama sekali,” ujarnya lagi.

“Namun, kami harus memahami apa yang terjadi hari ini dan memperbaikinya tahun depan," ungkap pembalap berusia 26 tahun ini,” tandas eks rider Pramac Ducati tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini