Menpora Pasang Target Indonesia Masuk 10 Besar di Olimpiade 2032

Antara, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 43 2370403 menpora-pasang-target-indonesia-masuk-10-besar-di-olimpiade-2032-4lHtZmZ59n.jpg Menpora Zainudin Amali. (Foto: Kemenpora)

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI), Zainudin Amali, memasang target ambisius untuk kontingen Merah Putih saat mentas di Olimpiade 2032. Jika Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, Zainudin Amali ingin kontingen Merah Putih menembus peringkat 10.

Dalam sambutannya saat membuka Rapat Anggota 2021 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang digelar secara virtual di Jakarta, Senin (1/3/2021), Zainudin mengatakan target yang dicanangkannya itu cukup realistis, mengingat masih ada waktu 11 tahun lagi untuk mempersiapkan para atlet menuju pesta olahraga terakbar sejagad itu.

Olimpiade

“Apabila kita menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 dan menang bidding, kita akan berusaha sukses, baik secara penyelenggaraan maupun prestasi. Tentu, target harus realistis maka sementara kami mencanangkan dalam posisi 10 besar,” ujar Zainudin.

“Target ini juga berdasarkan pada catatan-catatan yang sudah pernah kita lihat dari keikutsertaan kita dari Olimpiade 1952,” kata dia melengkapi.

BACA JUGA: Bantah Jakarta Kalah dari Pencalonan Olimpiade 2032, Ketua KOI: Kami Masih Berdialog dengan IOC

Demi mewujudkan ambisi tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah melakukan beberapa kali diskusi dengan berbagai stakeholder, akademisi, hingga praktisi olahraga untuk melahirkan satu Grand Design Keolahragaan Nasional.

BACA JUGA: Hadiri Vaksinasi Covid-19 untuk Atlet, Menpora: Yang Jalani Pelatnas Jadi Prioritas

Grand design tersebut bertujuan membenahi sistem pembinaan olahraga prestasi yang dinilai belum sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan. Demikian juga dengan manajemen kompetisi dan tenaga keolahragaan yang masih belum memenuhi kualitas dan kuantitas.

Sementara untuk strategi penyusunan peta jalan peningkatan prestasi olahraga menuju Olimpiade 2032, Kemenpora telah menetapkan 14 cabang olahraga unggulan yang bakal mendapat prioritas, terutama dalam pembagian anggaran pelatnas. Namun, Menpora tak menyebut secara detail cabang olahraga apa saja yang dimaksud.

Yang jelas, cabang-cabang tersebut akan diutamakan karena dinilai berhasil membuktikan diri berkontribusi meraih prestasi di ajang Olimpiade.

“Kami sudah memetakan 14 cabor unggulan yang dalam perjalanan Olimpiade memberi kontribusi prestasi dan potensi prestasi,” ucapnya.

“Tapi, ini tidak mugkin bisa jalan jika hanya dilakukan oleh Kemenpora, KOI, KONI Pusat, dan daerah, tetapi harus ada sinergi antar-stakeholder dengan tupoksi masing-masing. Saya kira mudah-mudahan ini bisa terwujud.”

Zainudin Amali

Sepanjang keikutsertaannya di ajang Olimpiade, Indonesia telah telah mengumpulkan 32 medali, terdiri dari 19 dari cabang bulu tangkis, 12 dari angkat besi, dan satu dari panahan.

Di antara negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan kedua dalam perolehan medali Olimpiade, berada satu peringkat di bawah Thailand dengan total 33 medali.

Sementara peringkat terbaik yang pernah diraih kontingen Indonesia pada pesta empat tahunan itu, yaitu saat penyelenggaraan Olimpiade 1992 Barcelona di mana Merah Putih berada di posisi ke-24.

Indonesia saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti bidding tuan rumah Olimpiade 2032. Selain Indonesia, sejumlah kota dan negara lain juga telah secara terbuka mengutarakan minatnya menjadi tuan rumah, yakni Brisbane, Budapest, China, Doha, dan lembah Ruhr Jerman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini