Usai Disuntik Vaksin, Eko Yuli Akui Tak Rasakan Efek Samping

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 43 2368756 usai-disuntik-vaksin-eko-yuli-akui-tak-rasakan-efek-samping-YL5ja8obZb.jpg Eko Yuli Irawan. (Foto: Bagas Abdiel/Okezone)

JAKARTA – Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, telah selesai menjalani suntik vaksin Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta, pada hari ini, Jumat (27/6/2/2021). Ia mengaku tak merasakan efek samping apa pun setelah menyelesaikan proses vaksin tersebut.

"Katanya kan ada efek sampingnya atau apa, tadi istirahat sebentar, istirahat 30 menit, enggak ada apa-apa," ungkap Eko.

Peraih medali emas Asian Games 2018 itu menjadi salah satu dari 820 atlet di 40 cabang olahraga (cabor) yang ikut serta dalam vaksinasi tahap pertama ini. Ia pun merasakan antusiasme tinggi dalam menerima vaksin ini.

Vaksinasi untuk atlet

Eko pun berharap bahwa dengan adanya vaksinasi ini, dunia olahraga bisa kembali bangkit. Terlebih para atlet, pelatih, dan ofisial bisa menjalani kompetisi dengan aman tanpa adanya rasa takut.

BACA JUGA: Hadiri Vaksinasi Covid-19 untuk Atlet, Menpora: Yang Jalani Pelatnas Jadi Prioritas

"Yang pasti kan supaya event bisa berjalan lagi, dan lebih terjaga untuk tidak terkena (Covid-19)," imbuhnya.

BACA JUGA: Terima Vaksin untuk Atlet, Pebulu Tangkis Cantik Gloria Emanuelle Harap Dunia Olahraga Cepat Pulih

"Apalagi kan olahraga gampang capek juga kan, latihan berat segalam macam jadi ya menjaga daya tahan tubuh," tambahnya.

Setelah proses vaksinasi, Eko mengaku akan fokus untuk mempersiapkan tampil di Olimpade Tokyo. Apalagi, ia sendiri telah memastikan diri lolos ke Olimpiade yang berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus 2021.

"Mungkin saya akan ke Olimpiade, karena kan bulan April ada Kejuaraan Asia, cuma saya lebih baik mempersiapkan diri untuk Olimpiade," lanjut lifter berusia 31 tahun itu.

Vaksinasi untuk atlet

Sementara itu, selama pandemi, Eko mengatakan lebih banyak berlatih di dalam rumah. Kekhawatirannya terhadap penyebaran Covid-19 membuatnya fokus menjalani latihan mandiri.

"Selama pandemi ini kita latihan cuma sendiri aja di rumah karena lebih menjaga kan daripada bolak-balik ada keluarga di rumah, jadi takut membawa. Mungkin imunitas kita bagus, tapi orang di rumah mungkin enggak, jadi stay di rumah, dan kebetulan ada alat-alat di rumah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini