Demi Piala Asia dan Dunia FIBA, Perbasi Harapkan Izin dari Polri Gelar Kompetisi IBL

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 36 2368337 demi-piala-asia-dan-dunia-fiba-perbasi-harapkan-izin-dari-polri-gelar-kompetisi-ibl-5jNbhb2AHT.jpeg Rakor Menpora terkait izin IBL 2021 (Foto: Kemenpora)

JAKARTA – Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih, mengharapkan Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memberikan izin untuk penyelenggaraan kompetisi IBL 2021. Adanya IBL 2021 pun bisa menjadi bukti bahwa Indonesia siap menggelar turnamen basket level internasional yakni FIBA Asia 2021 dan Piala Dunia FIBA 2023.

Menurutnya dua ajang tersebut merupakan momen penting untuk basket Indonesia sebagai negara tuan rumah. Piala FIBA Asia sendiri akan berlangsung pada 16-28 Agustus 2021 dan Piala Dunia FIBA pada 25 Agustus-10 September 2023.

Baca juga Gelar Rakor, Menpora Tinggal Nantikan Keputusan Polri soal Izin Kompetisi IBL 2021

Pemerintah sendiri melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (RI), Zainudin Amali, telah mendukung pelaksanaan kompetisi tersebut. Karena itu, pihaknya berinisiasi melakukan rapat koordinasi dengan Polri yang digelar pada hari ini di Gedung Kemenpora.

Menpora Rakor IBL

“Yang pasti jika IBL terlaksana dengan baik dan sukses. Ini adalah momentum yang baik untuk dunia internasional melihat bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah FIBA Asia dan FIBA dunia,” ucap Danny pada konferensi pers di Gedung Kemenpora, Kamis (25/2/2021).

Baca juga Besok, Menpora Gelar Rakor dengan Perbasi, IBL, dan Kepolisian Bahas Izin Kompetisi

Danny pun memastikan bahwa kompetisi tersebut akan diselenggarakan sesuai dengan protokol kesehatan ketat. Hal ini pula yang akan menjadi jaminan dari Perbasi dan pihak IBL bahwa kompetisi akan digelar secara aman.

“Sehingga kami berharap IBL brsama rekan-rekan kami semua di Perbasi harus tetap memperhatikan protokol kesehatan tetapi tidak melupakan prestasi buat bangsa Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Direktur IBL yakni Junas Miradiarsyah memastikan bahwa kompetisi akan menerapkan protokol kesehatan. Secara teknis, ajang tersebut akan menggunakan sistem gelembung atau bubble yang terpusat di satu tempat.

Ada pun dua tempat yang akan digunakan adalah area Cisarua, Kabupaten Bogor dan Mahaka Arena, Jakarta Utara. Nantinya dua tempat tersebut akan dipakai untuk penyelenggaraan IBL 2021 pada fase pertama dan fase kedua.

Menpora Rakor IBL

“Secara prinsip kegiatan yang dipersiapkan sama menggunakan sistem gelembung atau bubble. Untuk lokasi, IBL disiapkan dua fase,” ucap Junas.

“Untuk fase pertama kami siapkan di area Cisarua, Kabupaten Bogor. Kemudian untuk fase kedua, penyelenggaraan playoff, semifinal dan final direncanakan di Mahaka Arena, Jakarta Utara,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini