Red Bull Akan Pakai Mesin Honda Sampai 2024

Antara, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 05:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 37 2362647 red-bull-akan-pakai-mesin-honda-sampai-2024-VOFejK3EnS.jpg Mobil Balap Red Bull (Foto: Twitter Red Bull Racing)

SPIELBERG – Tim balap Red Bull dan AlphaTauri akan lanjut menggunakan power unit Honda mulai musim depan hingga akhir 2024. Kepastian ini didapat menyusul kesepakatan dengan Honda pada Senin 15 Februari 2021 malam WIB.

Honda telah mengamankan lima kemenangan Grand Prix dalam tiga tahun kemitraan mereka dengan kedua tim milik Red Bull itu. Namun pada Oktober tahun lalu mereka mengumumkan akan hengkang dari F1 setelah musim 2021 untuk lebih fokus ke teknologi emisi nol.

Baca juga: Jadi Pembalap Pertama F1 yang Positif Covid-19, Ini Kata Sergio Perez

Red Bull telah berbicara dengan Honda untuk mencari cara supaya mereka bisa tetap menggunakan teknologi mereka, ketimbang beralih kembali menggunakan power unit Renault.

Pembalap Red Bull, Max Verstappen

Kemudian pada Jumat pekan lalu, FIA, F1 dan para tim sepakat membekukan pengembangan mesin mulai 2022 dan akhirnya Red Bull mendapat restu dari Honda untuk menggunakan mesin mereka sebelum power unit generasi baru diperkenalkan pada 2025.

Red Bull juga telah mendirikan fasilitas baru untuk membangun powertrain mereka sendiri yang akan beroperasi di markas mereka di Milton Keynes, Inggris.

Baca juga: F1 Hentikan Penggunaan Logo Pelangi pada 2021

"Kami telah membahas topik ini dengan Honda untuk beberapa waktu dan menyusul keputusan FIA untuk membekukan pengembangan power unit mulai 2022, kami setidaknya bisa meraih kesepakatan terkait kelanjutan penggunakan power unit hybrid Honda," kata penasihat Red Bull Motorsport Helmut Marko seperti dikutip laman resmi F1.

"Kami bersyukur atas kolaborasi Honda dalam hal ini dan atas bantuannya memastikan Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri terus memiliki power unit yang kompetitif," sambungnya.

Bos tim Red Bull Christian Horner sempat kecewa mendengar keputusan hengkang Honda sebagai pemasok mesin mereka di saat kedua pihak merasakan manisnya kolaborasi di ajang jet darat namun bisa berlega hati melihat kesepakatan yang baru.

"Kesepakatan ini menjadi langkah signifikan bagi Red Bull dalam perjalanannya di F1. Honda telah melakukan investasi yang sangat banyak di teknologi hybrid untuk memastikan pasokan power unit yang kompetitif bagi kedua tim,” kata Horner.

"Sementara itu, kami akan sangat fokus meraih hasil sebaik mungkin dalam musim terakhir Honda sebagai pemasok ofisial power unit," lanjutnya.

Sebelumnya, Honda untuk pertama kalinya kembali ke F1 era sekarang bersama McLaren pada 2015, yang kurang memuaskan bagi kedua pihak.

Sedangkan Red Bull berpisah dengan Renault untuk beralih ke mesin Honda pada 2019 setelah didera masalah reliabilitas dengan mesin buatan pabrikan Prancis tersebut. Mesin Renault menjadi satu-satunya alternatif bagi Red Bull jika kesepakatan baru dengan Honda gagal terwujud.

Dengan kesepakatan baru itu maka F1 akan masih memiliki empat mesin yang berkompetisi tahun depan yaitu Mercedes, Ferrari, Renault dan Honda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini